Home Ekbis Produksi Padi Jawa Tengah Ditargetkan Naik

Produksi Padi Jawa Tengah Ditargetkan Naik

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Solo, 25/2 (BeritaJateng.net)- Menteri Pertanian Andi Amran Soleman menargetkan produksi padi di Jawa Tengah bisa naik dua juta ton gabah kering panen pada 2015 sehingga Indonesia tidak perlu impor beras lagi.

“Jangan wariskan impor beras kepada generasi penerus kita dan tradisi ini harus dihentikan,” kata Mentan Andi Amran Soleman pada Apel Siaga Penyuluh se-Jawa Tengah di Gedung Taman Budaya Surakarta, Rabu.

Mentan mengatakan untuk mencapai target tersebut Kementerian Pertanian memberikan bantuan sebanyak 6.000 traktor dan bantuan tersebut juga akan diberikan ke daerah lain.

“Bantuan itu merupakan upaya mekanisasi pertanian dan untuk mengejar ketinggalan dengan petani-petani di negara lain. Ya pokoknya melalui penyuluh ini petani harus diberikan semangat untuk bekerja keras agar kebutuhan pangan bisa dipenuhi sendiri, tanpa harus impor,” katanya.

Ia mengatakan selain itu juga akan memberikan bantuan untuk perbaikan saluran irigasi untuk 150 ribu hektare yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Tengah, dan pemberian bantuan benih jagung dan pupuk untuk 80 ribu hektare.

Mentan mengatakan pihaknya dalam upaya memenuhi kebutuhan daging juga akan memberikan bantuan sapi sebanyak 2000 ekor untuk Jawa Tengah.

Menyinggung mengenai panen raya padi, Mentan mengatakan sat ini sudah dimulai dan puncaknya Maret- April. “Kemarin saya melakukan panen perdana di Demak hasilnya cukup bagus yaitu mencapai 9,2 ton gabah kering panen/hektare dan biasanya hanya 6 ton gabah kering panen/hektare,” katanya.

Mentan juga meminta seluruh tenaga penyuluh bekerja keras dan memberikan bekal kepada kelompok tani yang ada sehingga mereka bisa menghasilkan padi, jagung dan kedelai serta lainnya dengan baik.

Mentan setelah memberikan bekal kepada tenaga penyuluh di Jawa Tengah, terus melanjutkan panen perdana padi di Kabupaten Sragen. (ant/BJ)