Home News Update Prodi Ilmu Politik UIN Walisongo Siapkan Kurikulum KKNI

Prodi Ilmu Politik UIN Walisongo Siapkan Kurikulum KKNI

IMG_20150708_092710

Semarang, 8/7 (BeritaJateng.net) – Program studi baru Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Walisongo merancang kurikulum terapan berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

“Kurilulum KKNI menjadi sebuah kewajiban institusi. Apalagi untuk prodi baru, kebutuhan kurikulum menjadi sangat penting” kata Dekan Fakultas Syariah Dr H Ahmad Arif Junaidi MAg saat membuka Workshop di Laboratorium Hukum (8/7).

Prodi baru ilmu politik, lanjutnya, didorong menjadi prodi unggulan yang akan mengundang banyak peminat.

Pembantu Dekan Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang  Dr Eko Handyo Msi selaku narasumber menyampaikan bahwa Ilmu Politik UIN Walisongo harus memiliki ciri khas.

“Kalau Ilmu Politik Unnes mengambil fokus etika politik dan penguatan institusi lokal, saya berharap UIN bisa menawarkan hal baru” tegas Eko.

Menurutnya, dalam merumuskan kurikulum KKNI ini tentunya mengacu peraturan-peraturan yang sudah ada. Hal pokok yang perlu diperhatikan adalah, mata kuliah yang disajikan tidak hanya berupa teori-teori, tetapi ada muatan praktik bidang politik. Sebab ilmu politik itu sangat luas cakupannya. Termasuk perlu menerima masukan-masukan dari calon pengguna lulusan ilmu politik.

“Jangan sampai, mata kuliah disajikan dengan bagus, tapi calon pengguna ternyata tidak butuh ilmu itu” tegas Eko. Sehingga cantolan kurikulum harus sesuai dengan visi misi institusi, fakultas dan prodi serta kebutuhan lulusan yang diharapkan.

Menanggapi hal ini, Ketua Jurusan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang, Martin Herna Susanti MSi menyambut baik pendirian prodi ilmu politik UIN Walisongo.

Dengan demikian, di Jawa Tengah ada empat kampus yang memiliki prodi ilmu politik, yakni Unwahas, Unsoed, Unnes dan UIN Walisongo. “Kita perlu saling bekerjasama dan menyusun kurikulum forum prodi secara bersama-sama” tegas dosen ilmu pemerintahan ini.

Kaprodi Ilmu Politik Drs H Nur Syamsudin MAg berharap prodi baru ini menjadi program unggulan yang mengangkat citra UIN Walisongo. Target yang diharapkan dari lulusan ilmu politik adalah aparatus negara, politisi dan konsultan politik.

Selain itu, lulusan ini juga dibekali ketrampilan pekerja jurnalistik politik, pendidik bidang politik dan asisten dosen politik. Senada dengan itu, Sekretaris Prodi H Amin Farih MAg ingin mewujudkan prodi ilmu politik sebagai laboratorium politik kebangsaan yang berciri Islam. (Bj)