Home News Update PPD Online 2016, SMPN 2 dan SMPN3 Semarang Jadi Favorit

PPD Online 2016, SMPN 2 dan SMPN3 Semarang Jadi Favorit

13383
Teguh Waluyo Kepala Sekolah SMPN2 SEMARANG

Semarang, 21/6 (BeritaJateng.net) – PPD (Penerimaan Peserta Didik) tahun 2016, beberapa sekolah favorite masih diminati para pendaftar, seperti SMPN 2 Semarang, dan SMPN 3 Semarang. Pada tahun ini, disediakan 11,847 kursi dari 43 SMP Negeri yang ada di Kota Semarang.

Pendaftaran hari kedua ini, tercatat sudah ada sekitar 270 siswa yang melakukan verifikasi untuk SMPN 2 Semarang, sementara di SMPN 3 Semarang tercatat ada 287 siswa yang telah melakukan verifikasi.

Teguh Waluyo, selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Semarang, mengatakan bahwa dari 270 pendaftar yang sudah melakukan verifikasi mayoritas berasal dari dalam rayon berjumlah 143 siswa, dari luar rayon 101 siswa dan 26 lainnya adalah pendaftar dari luar kota.

“Hari ini sudah banyak sekali siswa yang verifikasi, mereka mayoritas diantar orang tua. Mereka tidak mengalami kesulitan dan kendala yang berarti,” katanya.

Untuk sementara ini, lanjutnya, nilai tertinggi yang mendaftar di SMPN 2 Semarang mencapai angka 36,70, sementara yang terendah dengan nilai 25,15. rata-rata siswa yang mendaftar memang memiliki nilai asli yang sangat tinggi sebelum mendapatkan tambahan piagam atau prestasi lainnya.

“Rata-rata nilainya 27 dan 28, bisa dibilang rata-rata tiga mata pelajaran yang diujikan yakni bahasa Indonesia, IPA dan Mateamtika mendapatkan nilai yang nyaris sempurna atau 10,” tuturnya.

Nilai tertinggi di SMPN 2 Semarang yakni 36,70 memiliki tambahan point lomba internasional Juara III World Creativty Festival tahun 2015 atas nama Arya Nandhana Syariendrar dari SD Islam Al Azhar 14 yang merupakan salah satu putra dari Walikota Semarang, Hendar Prihadi dengan nilai Bahasa Indonesia 9,2, Matematika 10, dan IPA 9,50 dengan total nilai 28,7 ditambah piagam internasional 8 point.

“Semua piagam yang dilampirkan sudah ditelusur, untuk kompetensi mereka juga diuji saat verifikasi,” terangnya.

Teguh juga menambahkan, bahwa pihak sekolah siap menampung dan akan memfasilitasi jika ada rekomendasi dari pihak kelurahan setempat. Khusus bagi siswa yang tidak mampu, dan mendapatkan rekomendasi akan mendapatkan 3 point tambahan.

“Kalau untuk tingkat SMP tidak ada kuota bagi siswa miskin, tapi aturannya tetap harus difasilitasi oleh sekolah dengan syarat mendapatkan rekomendasi dari pihak kelurahan,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 3 Semarang, Eko Djatmiko menerangkan pihak sekolahnya telah menyediakan 287 kursi bagi siswa baru, dan hingga saat ini sudah ada sekitar 268 pendaftar yang melakukan verifiksai dengan nilai tertinggi 30,45 dan nilai terendah 20,75 sementara.

“Kursi yang tersedia mencapai 288, namun ada satu siswa tidak naik sehingga hanya disediakan 287 bagi calon peserta didik,” terangnya.(BJ06)

Advertisements