Home Lintas Jateng Potensi Bencana di Jateng Masih Tinggi

Potensi Bencana di Jateng Masih Tinggi

SEMARANG, 19/7 (BeritaJateng.net) – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena hujan dan angin yang bisa datang sewaktu waktu meskipun saat ini musim kemarau. Hal ini dikarenakan hujan deras disertai angin tersebut berpotensi menimbulkan bencana.

Kepala Stasiun BMKG Jateng, Tuban Wiyoso mengungkapkan hal tersebut dalam rapat koordinasi menghadapi musim kemarau dan evaluasi penanggulangan bencana, di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jateng, Selasa (19/7).

“Meski sejumlah wilayah di Jateng sekarang sudah banyak yang memasuki kemarau, tapi kemarau basah. Jadi di Jateng diindikasi masih banyak terjadi hujan. Itu dipengaruhi air pasang daerah samudera hindia sedang tinggi, sehingga masih mempengaruhi hujan,” katanya.

Ia menambahkan, di bulan Juli ini masih akan terjadi hujan dengan intensitas ringan, sedang, sampai tinggi. Namun di bulan Agustus mendatang, diperkirakan sudah mulai ada penurunan meski masih ada potensi terjadi hujan.

“Kemudian memasuki September, nanti ada peningkatan lagi tapi sedikit,” ujarnya.

Adapun peta sebaran potensi terjadinya kemarau basah cukup merata dan rata-rata di daerah pegunungan. Antara lain di Jateng daerah selatan bagian barat, Jateng daerah utara bagian barat, dan sebagian daerah Semarang.

“Sedangkan yang mengalami kering, yaitu di wilayah Rembang, Brebes, Tegal, Wonogiri, Cilacap. Jadi bencana kekeringan tetap perlu diantisipasi,” tandasnya. (BJ13)