Home News Update Posko Mudik PKS Manjakan Pemudik dengan Kasur Gratis

Posko Mudik PKS Manjakan Pemudik dengan Kasur Gratis

Posko mudik PKS di Kab Semarang

Semarang, 30/6 (BeritaJateng.net) – Penyebab angka kecelakaan tinggi saat mudik yang disebabkan faktor kelelahan dan mengantuk, membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah fokus melayani pemudik dengan fasilitas istirahat yang memadai. Di posko mudiknya, panitia posko menyediakan berbagai fasilitas yang diharapkan dapat mengembalikan kebugaran pemudik.

Sebagaimana yang disediakan di posko mudik di Kabupaten Semarang, tepatnya di Komplek Islamic Center Nurul Islam Tengaran Jl Salatiga – Solo Km. 8 Kaligandu Rt 11/ 03 Klero, Tengaran, yang menyediakan secara cuma-cuma puluhan kasur busa dan pijat untuk pemudik. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng mendirikan posko mudik yang tersebar di sepanjang jalur utama mudik.

“Setiap tahun kita sediakan kasur busa dan bantal, setelah perjalanan jauh dari luar jateng kan capek tuh mereka, ngantuk. Nah kita siapkan itu untuk mereka istirahat, Kalau mau pijat juga bisa,” kata Ketua Bidang Kepemanduan dan Olahraga (BKO) DPW PKS Jateng, Amir Darmanto, Kamis (30/06).

Selain Kasur busa dan Pijat, Amir yang merupakan penanggungjawab posko mudik itu mengatakan bahwa di posko Kabupaten Semarang juga menyediakan fasilitas parkir luas yang menampung puluhan mobil, isi angin kendaraan, cuci kendaraan, sahur dan buka gratis setiap harinya, 4 kamar mandi, dekat masjid, dekat dengan SPBU, mini market, ATM, dan Pelayanan P3K.

Mengenai masa pelayanan, ia menjelaskan posko mudik mulai beroperasi tujuh hari sebelum lebaran. “Ya paling tidak Posko Mudik PKS nanti sampai hari lebaran,” pungkas Amir.

Posko mudik Lebaran tersebut terintegrasi dalam program nasional PKS. Di Jawa Tengah mendapatkan kepercayaan untuk membuka posko Mudik di 16 titik. Yakni yang terdapat di Brebes, Pekalongan, Semarang Kota, Kab Semarang, Solo, Kab Magelang, Purworejo, dua titik di Banyumas, Cilacap, Kebumen, Salatiga, Boyolali, Sukoharjo, Pati dan Batang. (Bj05)