Home Headline Polsek Mranggen Gelar Yustisi Gabungan Saat Malam Pergantian Tahun

Polsek Mranggen Gelar Yustisi Gabungan Saat Malam Pergantian Tahun

278

Demak, 1/1 (BeritaJateng.net) – Kegiatan Operasi Yustisi, Personil Gabungan Polsek Mranggen bersama dengan Koramil 12 Mranggen, Sat Pol PP, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Linmas lakukan operasi Yustisi Penegakan Maklumat Kapolri dan surat Edaran Kepala daerah Kabupaten Demak.

Pedagang kaki lima, warung makan, pertokoan, supermarket, kafe dan tempat tempat lain yang berpotensi kerumunan merupakan sasaran dari team Oprasi Yustisi Gabungan Polsek Mranggen, terutama saat malam pergantian tahun malam tadi.

Maklumat Kapolri Nomor /Mak/04/2020 dan Surat Edaran Bupati Demak Nomor 440.1/28/2020 tanggal 23 Desember 2020 sebagai dasar pendisiplinan masyarakat guna memutus mata Rantai penyebaran Covid 19.

Menurut Team Operasi Yustisi Gabungan yang dipimpin Oleh Kapolsek Mranggen, AKP Sigit Hadi Kiswanto, tidak lain untuk melakukan pendisiplinan dan penegakan Maklumat Kapolri dan Surat edaran Bupati Demak, melarang kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan, kegiatan dibatasi sampai pada jam 22.00 wib setiap harinya dan berlaku dari tanggal 24 Desember 2020 hingga tanggal 3 Januari 2021.

Yustisi penergakan protokol kesehatan dan wajib 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan) ini untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Dalam kegiatan ini, seorang pemilik kafe yang berlokasi di jl. Raya Batursari sempat menolak untuk menutup kafenya di lakukan penutupan meskipun waktu sudah menunjukan hampir pk 24.00. Namun setelah di jelaskan lebih lanjut, pemilik kafe akhirnya menuruti aturan tersebut.

“Kami akan tegakkan, siapapun yang melanggar Prokes akan kami proses secara hukum yang berlaku, siapapun orangnya” Tegas Kapolsek Mranggen.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan akan terus melakukan pembinaan, mengimbau dan melarang untuk berjualan hingga batas waktu yang ditentukan di wilkum Polsek Mranggen.

“Dasar Maklumat Kapolri dan Surat edaran Bupati Demak sudah jelas, kami harap warga mematuhinya agar tidak ada klaster baru di Nataru Tahun ini,” pungkas AKP Sigit Hadi Kiswanto. (BW/El)