Home Hukum dan Kriminal Polres Klaten Masih Selidiki Perusakan Patung Milik Gereja Santo Yusuf Pekerja

Polres Klaten Masih Selidiki Perusakan Patung Milik Gereja Santo Yusuf Pekerja

1249

KLATEN, 10/8 (BeritaJateng.net) – Rusaknya Patung Bunda Maria dan Yesus Kristus milik Gereja Santo Yusuf Pekerja yang berlokasi di Dukuh Minggiran Desa Plawikan, Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah pihak Kepolisian belum berani mengambil kesimpulan.

Saat ini Pihak Kepolisian Polres Klaten masih menyelidiki siapa pelaku yang memindahkan kedua patung tersebut dari dalam gereja Gereja Santo Yusuf Pekerja.

Kapolres Klaten AKBP Faisal sendiri mengakui perihal rusaknya patung milik Gereja Santo Yusuf Pekerja tersebut. Namun dengan tegas Kapolres Klaten menyatakan itu bukan aksi pengrusakan serta pengeroyokan.

“Hanya saja dua patung tersebut diambil kemudian dipindah tempat ke lokasi lain,” jelasnya di Mapolres Klaten Jawa Tengah Rabu (10/8).

Setelah dicari, Patung Yesus ditemukan dalam keadaan tertelungkup di lantai dengan mengalami kerusakan patah pada lengan kanan. Sedangkan patung Bunda Maria ditemukan ditepi sungai dengan kerusakan patah pada bagian kaki pisah dengan alasnya.

Pelaporan perusakan patung disampaikan oleh Romo Sukowalyana pada polisi, kejadian itu terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Dimana saat pelaporan disebutkan mendengar ada suara benda jatuh namun dikira itu merupakan asbes yang jebol.

“Namun beliau yang saat itu sedang makan siang di dalam Pastoran Romo Sukowalyana dan Romo Budiharyana juga mendengar dan sempat memeriksa namun tidak sampai masuk dalam gereja,” paparnya.

Saat ini lanjut Kapolres, pihaknya sudah memanggil para saksi yang ada untuk dimintai keterangan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Ada dugaan pelakunya lebih dari satu orang.

“Pemeriksaan sedang dilakukan. Beberapa saksi diantaranya Romo, Marsono dan satu warga saat mancing mendengar suara jatuh di sungai, sudah dimintai keterangan,” pungkasnya. (Bj24)

Advertisements