Home Hukum dan Kriminal Polisi Ungkap Pencurian Ribuan Potong Pakaian Batik

Polisi Ungkap Pencurian Ribuan Potong Pakaian Batik

image
Ilustrasi

Solo, 25/11 (Beritajateng.net) – Kepolisian Resor Kota Surakarta mengungkap kasus pencurian ribuan potong pakaian batik di dua kios milik pedagang Pekalongan di Pasar Cenderamata Jalan Pakubuwono Alun Alun Utara Pasar Kliwon Solo.

Kapolsek Pasar Kliwon AKP Nur Affandi melalui Kanit Reskrim Iptu Suharno, di Solo, Selasa, mengatakan, kasus pencurian pakaian batik tersebut dengan tersangka Zaenal Arifin (41) warga Perum Pisma Kedungwuni Blok P no.15 Pekalongan, sedangkan satu pelaku lainya berinisial Kb masih buron.

Menurut Iptu Suharno, pihaknya juga berhasil menyita sejumlah barang bukti beberapa potong pakaian batik yang belum sempat dijual, dan uang tunai hasil penjualan senilai Rp3,012 juta.

Menurut Suharno, pihaknya berhasil penangkap tersangka di rumahnya, Pekalongan, pada Minggu (23/11). Pelaku langsung dibawa ke Polsek Pasar Kliwon untuk diproses hukum selanjutnya.

Peristiwa pencurian pakaian batik tersebut dengan korban Ikrom (37) dan Ny Iyah (35) pedagang Pasar Cederamata Alun Alun Solo, asal Kedungwuni RT 01 RW 04 Pekalongan, sedangkan tersangka ini pernah menjadi sopir korban.

Menurut Suharno, para pedagang Pekalongan tersebut setiap datang ke Kota Solo berdagang, pada hari Senin dan Kamis, sedangkan kejadiannya pada Minggu (23/11), sekitar pukul 10.15 WIB.

Pencurian dilakukan dengan cara mengambil kunci kios milik korban di Pasar Cenderamata Alun Alun Utara untuk digandakan. Pelaku Zaenal Arifin bersama Kb datang ke lokasi kejadian dengan mobil, karena ada saksi yang melihat tersangka mengambil dagangan di kios milik korban.

Menurut hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mengambil sebanyak 2.304 potong pakaian batik, dan kemudian dijual ke Pekalongan bersama pelaku Kb. Hasil penjualan kain batik tersebut sekitar Rp11,4 juta dan uang sisanya tinggal Rp3,012 juta kini diamankan.

Atas perbuatan tersangka tersebut dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang Tindak Pidana Pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal selama tujuh tahun penjara.(ant/pj)