Home Hukum dan Kriminal Polisi Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas

Polisi Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas

Razia Polisi
Razia Kendaraan

Solo, 26/11 (BeritaJateng.Net) – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Surakarta akan menindak tegas bagi pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas di jalanan dalam Operasi Zebra Candi 2014 yang digelar selama 14 hari.

“Kami mulai menggelar Operasi Zebra Candi, Rabu ini hingga 14 hari ke depan, dengan tujuan untuk menekan angka kecelakaan di jalanan,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Surakarta AKP Jamal Alam, usai apel siaga Operasi Zebra Candi untuk menciptakan kondusifitas Kota Solo, menjelang Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, di Solo, Rabu.

Menurut dia, pihaknya cukup prihatin dengan angka kecelakaan lalu lintas tahun ini, di Kota Solo sudah mencapai 423 kejadian dan 63 di antaranya, meninggal dunia.

“Kami mencatat rata-rata ada enam orang korban meninggal dunia per bulan akibat kecelakaan lau lintas. Mereka kebanyakan pengendara sepeda motor berusia antara 16 hingga 21 tahun,” katanya.

Oleh karena itu, dengan Operasi Zebra Candi tersebut, polisi siap menindak tegas setiap pengendara yang melakukan pelanggaran di jalan dengan dikenai tilang.

“Dengan upaya meminimalisasi terjadi kecelakaan di jalan siap menindak tegas pengendara yang berpotensi penyebab kecelakaan lalu lintas di jalan,” katanya menegaskan.

Menurut dia, pengendara yang ditindak tegas pontensi penyebab kecelakaan antara lain kendaraan berjalan melebihi kecepatan yang ditentukan, berboncengan lebih dari dua orang, dan kualitas pengendara yang kurang.

“Sasarannya adalah para pelajar yang belum memegang surat izin mengemudi,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga membudayakan kelompok keselamatan berlalu lintas untuk tingkat sekolah di Kota Solo.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Iriansyah, mengatakan bahwa tujuan digelarnya Operasi Zebra Candi, yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta untuk meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas khususnya di Kota Solo.

Menurut Kapolresta, operasi tersebut digelar di sejumlah jalan protokol di Kota Solo itu untuk menciptakan kondusifitas Kota Solo, menjelang Natal dan Tahun Baru 2015.

Pihaknya siap menindak tegas setiap pengendara yang melalukan pelanggaran dengan cara 80 persen penegakan dengan memberi bukti pelanggaran tilang, sedangkan 10 persen preventif atau penindakan dengan teguran lisan maupun tertulis. Dan, 10 persen preemtif ditempuh dengan penyuluhan dan sosialisasi.

“Kami berharap dengan Operasi Zebra Candi ini, mampu menekan angka kejadian kecelakaan lalu lintas di jalanan,” katanya. (ant/pri)