Home Hukum dan Kriminal Polisi Ringkus Lima Pelaku Judi Saat Hajatan

Polisi Ringkus Lima Pelaku Judi Saat Hajatan

image

Semarang, 1/6 (Beritajateng.net)-Aparat Satuan Reskrim Polrestabes Semarang meringkus lima orang pelaku judi. Tersangka tersebut tertangkap tangan saat melakukan judi berbagai jenis di acara hajatan. 

Mereka yakni SM (42) warga Dukuh Wonorejo Kelurahan Pesantren, Mijen, SP (61) warga Podorejo, Ngaliyan, AM (39) warga Sendangguwo, Tembalang, SV (38) warga Mangkang Kulon Tugu, dan  SJ (56) warga Ngadirgo Mijen.

Kepada polisi SM mengaku main judi di tempat hajatan hanya untuk mengisi waktu luang saja.”Kami hanya iseng, tujuannya biar bisa begadang. Awalnya main kartu berujung judi, pasang uang,”katanya saat gelar perkara, Senin (1/6).

Lebih lanjut dia menambahkan karena keasyikan main kartu, akhirnya pesta itu digerebek polisi.”Saya tidak tahu hanya taruhan sedikit, awalnya iseng malah berujung penjara,”sesalnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin mengatakan pihaknya akan tetap melawan segala bentuk perjudian di Semarang. “Kami  tidak akan mentolerir praktik segala bentuk perjudian,”tuturnya.

Lebih lanjut Burhanudin menjelaskan pihaknya juga akan terus melakukan operasi rutin untuk memberantas praktik perjudian di wilayah hukum Kota Semarang.”Ini sebagai langkah upaya memberantas praktik pekat. Apalagi menjelang bulan suci ramadhan tentunya antisipasi,”lanjutnya.

Dalam praktik perjudian yang ditindak, paling banyak jenis judi togel. Modus yang digunakan, para tersangka mendirikan konter dan menjual judi Hongkong. Pemasang taruhan Rp 1.000, jika dipasang 2 angka dan cocok, maka pemasang tersebut mendapatkan hadiah Rp 60 ribu. Jika memasang 3 angka, dan cocok, maka mendapatkan uang Rp 350 ribu, dan pemasang 4 angka jika cocok mendapatkan Rp 2,5 juta. 

Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti satu set kartu ceki dan uang Rp 40 ribu, uang Rp 330.000beserta seperangkat kertas rekapan judi togel Hongkong.Untuk proses selanjutnya para tersangka saat ini dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 10 tahun penjara.(BJ04)