Home Headline Polisi Jaring 43 Motor Terlibat Balapan Liar

Polisi Jaring 43 Motor Terlibat Balapan Liar

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Padang, 8/2 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Resor (Polres) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menjaring 43 sepeda motor di lokasi yang kerap dijadikan sebagai ajang balap liar setiap Sabtu malam di daerah itu.

“Dalam razia pada Minggu dinihari ini sebanyak 43 kendaraan terjaring, dan telah kami amankan,” kata Pengendali Kegiatan Iptu Zulhedi, didampingi Kepala Unit Lalulintas Kepolisian Sektor Padang Utara, Dedi Antonis, ketika diwawancarai usai razia, di Padang, Minggu, sekitar pukul 03.00 WIB.

Ia menambahkan seluruh sepeda motor yang diamankan itu adalah kendaraan “trondol”. Kendaraan yang terjaring itu telah banyak dimodifikasi dan tidak memenuhi kelengkapan laik jalan. Seperti tanpa lampu, knalpot bukan standar, dan lainnya.

Ia menjelaskan kendaraan yang telah diamankan di Kantor Polresta Padang itu dikenakan penilangan.

“Hingga malam ini sebanyak 26 kendaraan telah ditilang, sisanya belum karena pemilik tidak memiliki Surat-surat kendaraan. Penilangan akan dilanjutkan besok, jika surat-suratnya telah ada,” ujarnya.

Selain itu, para pengendara juga diwajibkan untuk melengkapi bagian-bagian kendaraan yang dicopot, dan membuat surat pernyataan tidak mengulang lagi perbuatan yang sama. Sehingga kendaraan dapat diambil setelah dikenakan tilang.

Zulhedi menjelaskan tujuan dari kegiatan yang dilakukan itu untuk mengantisipasi aksi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan menegakkan fungsi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Banyak keluhan dari masyarakat tentang aksi balap liar, kami menjalankan kewajiban menanggapi keluhan itu. Sesuai dengan perintah Kepala Kepolisian Resor Kota Padang (Kapolres),” katanya.

Untuk jumlah personil, ujarnya, dalam kegiatan malam itu pihak kepolisian mengerahkan sebanyak 154 personil.

Sedangkan Kapolres Kota Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana, sebelumnya menegaskan jika dirinya gerah dan tidak akan tolerir dengan aksi balap liar yang terjadi di daerah itu setiap Sabtu.

Ia juga menyebutkan akan melakukan razia rutin pada titik yang kerap dijadikan sebagai lokasi balap liar itu. (ant/BJ)