Home Headline Polisi Giatkan Patroli Jam Operasional dan Prokes Jelang PPKM Level 3 Nataru

Polisi Giatkan Patroli Jam Operasional dan Prokes Jelang PPKM Level 3 Nataru

Polisi mengingatkan prokes dan jam operasional dibatasi PKL jelang PPKM Level 3 Nataru.

KENDAL, 6/12 (BeritaJateng.net) – Sebagai langkah awal persiapan menyambut PPKM Level 3 pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, Polsek Weleri, kembali perketat jam operasional pertokoan dan para pedagang, Minggu (6/12).

Selain itu, Polsek juga rutin melakukan pengawasan dan pendisiplinan penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Weleri dengan menggelar Operasi Yustisi.

Dalam operasi tersebut, berbagai upaya humanis terus dilakukan. Seperti, imbauan kepada masyarakat agar tidak lengah selama PPKM Level 2 dan tetap menaati protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan bahwa pandemi Covid-19 saat ini belum berakhir.

Kapolsek Weleri AKP Ruslan mengatakan, saat ini di seluruh wilayah Kecamatan Weleri masih dilakukan upaya pencegahan dan penekanan kasus Covid-19.

“Untuk itu, kami terus memantau jam operasional para pedagang dan pertokoan. Kami minta mereka tutup sesuai aturan, yaitu Instruksi Bupati Tanggal 3 Juli Tahun 2021, bahwa jam operasional mereka sampai pukul 19.00,” kata AKP Ruslan.

Berikan Teguran

Pada operasi tersebut, tujuh warga terjaring karena kedapatan tidak memakai masker. AKP Ruslan pun menegaskan, para pelanggar itu tetap diberi sanksi berupa teguran agar tidak mengulangi lagi pelanggaran yang sama.

“Hal itu kami berikan aga ada efek jera, sehingga kelak mereka tidak akan melakukan pelanggaran lagi di tengah pandemi yang belum berakhir ini,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, pertokoan dan para pedagang yang masih buka di luar batas waktu yang telah ditentukan juga diberi teguran dan edukasi.

“Karena masih banyak warga bepergian tanpa masker, bahkan ada pertokoan dan warung yang masih buka di luar batas waktu yang ditentukan, itu semua akan kita tegakkan,” tegas Ruslan.

Sementara itu, berdasarkan data Dinkes Kendal, kasus aktif turun 14 orang dari jumlah sebelumnya 52 orang. Hal ini juga mengakibatkan wilayah Kecamatan Singorojo yang sempat memerah kini memutih kembali.

Saat ini, zona merah tersisa di wilayah Kecamatan Kendal dengan total kasus penyebaran 16 orang.

Di Kabupaten Kendal, kasus aktif tinggal 38 orang yang tersebar di sembilan kecamatan dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal. (Ak/El)