Home Hukum dan Kriminal Polisi Gadungan Ngaku Tim OTT Mabes Polri Peras Pemilik Warung di Balikpapan

Polisi Gadungan Ngaku Tim OTT Mabes Polri Peras Pemilik Warung di Balikpapan

Polisi Gadungan Ngaku Tim OTT Mabes Polri Peras Pemilik Warung di Balikpapan

Balikpapan, 28/11 (BeritaJateng.net) – Tiga polisi gadungan yang mengaku tengah bertugas melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Mabes Polri dibekuk usai melakukan tindak pidana pemerasan kepada pemilik warung di Jalan Soekarno Hatta Km 2 Dekat Jalan Inpres IV Balikpapan, Minggu (27/11) sekira pukul 12.00 Wita.

Tiga pelaku pemerasan yakni Ahmad Azhari Daya (46) asal dusun Sumajaya, Desa Cikandas, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon Jawa Barat dan Lagoro (59) pensiunan TNI yang berasal dari Jalan Untung Suropati, RT 001, No.- Tanah Grogot serta Yakut Alkaf (59) asal Petung Rt.021 Penajam PPU.

Berdasarkan informasi dari pelapor, Slamet Hery Santoso (30) menceritakan kronologi kejadian, menurutnya kejadian bermula saat tiga pelaku yang mengaku dari Tim OTT Mabes Polri mendatangi warung yang diduga sebagai bandar togel dan mengaku berpangkat Kompol yang akan bertugas di daerah Tarakan dan meminta uang kepada pemilik warung.

Tiga pelaku meminta uang pertama kali pada Sabtu (26/11) sebesar Rp. 250.000. Tak hanya itu, untuk yang kedua kalinya pada hari Minggu (27/11) tiga pelaku kembali meminta uang sebesar Rp 400.000.

Karena ketakutan dan meresahkan para pengunjung warung maka Slamet Hery Santoso melaporkan tiga polisi gadungan ke pihak berwajib dan dari polsek BPP. “Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan setelah sampai di lokasi kejadian telah ada tiga orang yang kita curigai dan langsung di amankan dan di bawa ke polsek BPP utara,” katanya.

Dari tangan pelaku disita barang bukti sejumlah uang dengan nominal Rp. 400.000, Kartu pers tablot bulanan berita narkoba, dua buah Lencana Intelejen Investigasi, kartu pemantau penyelengara negara RI, dua buah kartu pers SPRI atas nama Lagoro, satu lembar surat perintah tugas khusus dari LP3K-RI  dan sejumlah identitas penunjang. (Bj)