Home Hukum dan Kriminal Polisi Buat Sketsa Wajah Perampok Miki Tour

Polisi Buat Sketsa Wajah Perampok Miki Tour

Solo, 22/12 (Beritajateng.net) – Kepolisian Resor Kota Surakarta mensketsa gambar wajah dua dari empat pelaku perampokan di Miki Tour, Jalan Yosodipuro Nomor 54 Banjarsari Solo, Jawa Tengah, untuk disebarkan luaskan.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol. Iriansyah melalui Kasat Reskrim Kompol Guntur Saputro di Solo, Senin, mengatakan, dua gambar sketsa wajah dari empat pelaku yang dapat dikenali dan sudah selesai dibuat, kini segera disebarluaskan di tempat-tempat strategis untuk mengungkap kasus perampokan itu.

Menurut Guntur Saputro, dua gambar sketsa wajah pelaku tersebut dari keterangan tiga saksi yang melihat langsung peristiwa perampokan di Miki Tour, pada Kamis (18/12) sekitar pukul 05.15 WIB itu.

Saksi yang melihat langsung kejadian perampokan tersebut dapat mengetahui ciri-ciri dua wajah pelaku yang berbadan agak gemuk. Satu pelaku mengenakan topi, sedangkan satu lainnya memiliki wajah sedikit lebar dan pipi gemuk.

Tiga saksi yang melihat langsung ciri-ciri wajah dua pelaku tersebut, yakni Amir (19) dan Bagus (18) dua karyawan Miki Tour di lantai bawah, sedangkan satu lainnya adik pemilik agen tiket itu, Niluk Ika Pancawati (31) di lantai atas.

“Kami berharap dengan dua sketsa wajah pelaku ini, dapat mengungkap kasus perampokan di Solo itu,” kata Kasat Reskrim.

Menurut Kasat Reskrim Kompol Guntur Saputro, pihaknya terus berupaya melakukan penyelidikan dan memeriksa para saksi, termasuk empat korban yang disekap oleh empat pelaku perampokan tersebut.

“Kami terus memburu para pelaku dengan menyebarkan dua sketsa wajah yang diduga mirip perampok,” katanya.

Peristiwa perampokan di agen tiket Miki Tour Jalan Yosodipuro Nomor 54 Banjarsari Solo tersebut berawal dari empat pelaku yang berpura-pura pesan tiket pesawat terbang jurusan Surabaya-Menado kepada dua karyawan Amir dan Bagus, di lantai bawah.

Pelaku tiba-tiba mengeluarkan alat mirip senjata api diduga jenis pistol mainan karena warnanya putih, kemudian menodongkannya ke arah kedua karyawan tersebut.

Kedua karyawan yang ketakutan dan kemudian dilakban mulut dan tangannya dan disekap di dalam kamar mandi. Pelaku mengambil uang tunai hasil penjualan tiket di laci sebesar Rp17 juta, dan tas berisi berhiasan milik Niluk Ika Pancawati di lantai dua, seharga sekitar Rp30 juta. Para pelaku setelah mengambil barang berharga langsung kabur dengan mobil warna hitam.(ant/ss)

Advertisements