Home Hukum dan Kriminal Polda Jateng Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Mobil

Polda Jateng Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Mobil

image
Semarang 10/4 (Beritajateng.net)-Direskrimum Polda Jateng meringkus 10 orang yang diketahui komplotan pencuri mobil di lintas Jawa Tengah. Satu dari pelaku merupakan tahanan kasus curanmor yang kabur tahun 2013 dari sel tahanan Polda Jawa Tengah bernama Abdul Jamil (46).
Ia ditangkap bersama 10 orang yakni Ruswanto (50), Agus Kuswanto (37), Nur Aini alias Bruno (38), Edy Wantoro (44), Yudi Ariyanto (38), Dewanto Himawan (49), Murwiyono (35), Wastiyo (31), Ghofur Hidayat (53), Slamet Raharjo (48).
Abdul Jamil mengaku selama pelarian kabur dari tahanan sempat berpindah-pindah tempat hingga akhirnya bertemu dengan komplotan pencuri mobil di desa Mlilir, Gorobogan. “Saya kabur ke Jakarta waktu itu. Terus selama itu kerja mencuri lagi bulan Juni 2014,” kata Jamil saat gelar kasus di Dit Reskrimum Polda Jateng, Jumat (10/5).
Dari pertemuan itu, ia kembali merencanakan mencuri mobil  dengan berbekal kunci leter L dan soket, mereka melakukan pencurian di 24 lokasi di Jawa Tengah.”Sudah 24 mobil yang saya curi. Dijualnya kalau pickup Rp 12,2 juta. Sudah ada yang pesan,”akunya.
Modus yang dilakukan komplotan tersebut dengan mengincar target yang diparkir di pinggir jalan besar, bahkan mereka juga menggasak mobil yang diparkir di belakang kantor polisi. Kemudian dengan kunci leter L, kunci pintu mobil dibobol. 
Setelah berhasil masuk mobil, pelaku mengganti soket menggunakan soket yang mereka bawa.  Pada soket tersebut sudah ada kunci kontak sehingga dengan mudah mobil dicuri. Saat mencuri truk, mereka menggunakan kunci L hingga indikator kontak berwarna merah lalu di dorong sampai mesin menyala.Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Purwadi Arianto mengatakan pihaknya melakukan pengejaran setelah menerima laporan pencurian di beberapa lokasi. 
“Dari hasil penyelidikan ada 24 TKP, wilayahnya di Semarang  Kota dan Kabupaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Salatiga. Kita amankan delapan mobil dan truk,” imbuh Purwadi.
Purwadi menambahkan dari hasil pengakuan pelaku ini semua hasil kejahatan dijual dengan cara dipreteli.”Mereka spesialis pencuri mobil bak terbuka. Tapi mulai curi yang lain juga biar mudah dijual,” terangnya.Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(BJ04)