Home Lintas Jateng PNS dan Anggota Dewan Semarang Kena Razia Kawasan Tanpa Rokok

PNS dan Anggota Dewan Semarang Kena Razia Kawasan Tanpa Rokok

Salah satu PNS Pemkot Semarang kena razia Kawasan Tanpa Rokok dan diwajibkan menulis surat pernyataan bermaterai Rp 6ribu

Semarang, 18/4 (BeritaJateng.net) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Semarang mulai melakukan penegakan Perda No. 3 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok di area Balaikota Semarang. Beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Semarang terlihat tungganglanggang melihat puluhan petugas menertibkan perokok yang merokok di kawasan bertuliskan ‘Dilarang Merokok’.

Dari pantauan BeritaJateng.net, tampak puluhan PNS Pemkot Semarang dan anggota Dewan harus menuliskan surat pernyataan bermaterai Rp 6000 karena telah melanggar Perda.

Kepala seksi operasi dan penindakan Trantibmas Satpol PP Kota Semarang, Sudibyo menjelaskan petugas gabungan telah menindak puluhan PNS dan anggota Dewan Kota Semarang yang merokok di kawasan tanpa rokok.

“Usai rapat yang dilakukan Senin (18/4) pagi dengan beberapa instansi seperti Dinas Kesehatan, dan Kepolisian serta Humas, kami kemudian menyisir area Balaikota menindak tegas perokok aktif yang merokok di Kawasan Tanpa Rokok (KTR),” ujar Sudibyo.

Menurutnya, pihaknya telah mensosialisasikan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di area publik, seperti tempat ibadah, rumah sakit, sekolah, taman-taman hingga terminal. Namun masih banyak perokok aktif yang melanggar Perda karena merokok di KTR.

“Tadi kita hanya beri sanksi membuat surat pernyataan bermaterai Rp. 6000, akan tetapi belum ada sanksi tegas dan hanya peringatan,” imbuhnya.

Sudibyo menjelaskan, di minggu pertama bulan Mei nanti, akan ada penindakan tegas Perda No. 3 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok. “Segera akan dilakukan tipiring bagi pelanggar Perda KTR, tak main-main, sanksi pelanggaran Perda yakni pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda sebesar Rp. 50 juta,” ungkapnya. (Bj05)