Home Hiburan PKY Jateng Gelar Judisial Camp di Bantir

PKY Jateng Gelar Judisial Camp di Bantir

SEMARANG, 19/8 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 60 lebih peserta dari delegasi berbagai organisasi dan komunitas akan diberangkatkan Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Jawa Tengah, ke Barak Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) Bantir, Kabupaten Semarang untuk mengikuti Judisial Camp secara gratis selama 2 hari dari 20-21 Agustus 2016.

Dalam kegiatan tersebut sedikitnya ada 4 agenda utama yang akan diberikan ke para peserta, diantaranya 3 kali pembekalan materi tentang pengenalan PKY Jateng, serba serbi dunia peradilan dan tantangannya, penggalangan komitmen bersama wujudkan peradilan bersih serta mendatangkan motivator lokal. Selain itu, masih ada kegiatan api unggun dan pentas seni, out bound, penanaman pohon, penyebaran bibit ikan di sungai dan masih banyak lagi.

Plt. Kordinator PKY Jateng, Ferry Fernandes menjelaskan, judisial camp merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan diluar ruangan, dan meninggalkan keramaian perkotaan untuk menikmati keindahan alam sebagai sarana untuk menggugah semangat kerja nyata dalam bentuk berkemah.

“Kegiatan ini kami suguhkan untuk semua jejaring yang ikut andil untuk mewujudkan peradilan bersih di Jateng,” kata Ferry didampingi semua jajaran panitia saat cheking akhir kegiatan di kantornya, Jumat (19/8).

Ferry menyebutkan, untuk konsep kegiatannya menggunakan metode experiental learning, yakni menciptakan pelaksanaan kegiatan yang komunikatif, interaktif, partisipatif, aplikatif dan produktif dengan memaksimalkan narasumber, fasilitator dan peserta.

“Salah satu tujuannya untuk memberikan edukasi kepada jejaring dan masyarakat terkait kedudukan, tugas dan fungsi KY sebagai lembaga negara yang berperan aktif dalam mewujudkan peradilan bersih,” ungkapnya.

Tak hanya itu, lanjut Ferry, tujuan lain menumbuhkan kesadaran hukum bagi masyarakat agar berperan aktif dalam menciptakan peradilan bersih. Meningkatkan partisipasi publik diranah pengawasan peradilan, guna peningkatan penegakkan hukum dan menciptakan peradilan bersih sebagai upaya peningkatan acces to justice.

“Mengajak masyarakat dan jejaring mempercepat proses terciptanya peradilan bersih dan berwibawa,” imbuhnya.

Salah satu peserta, Ilman Agniya mengaku senang organisasinya diberi kesempatan untuk turut partisipasi dalam kegiatan Judisial Camp. Menurutnya KY memegang peranan penting dan strategis dalam upaya mewujudkan lembaga peradilan bersih dan berwibawa, sekaligus bisa mereformasi lembaga peradilan dalam mewujudkan lembaga peradilan yang mandiri, tidak berpihak (netral), dan berkompeten .

“KY dan PKY Jateng memang perlu memperbanyak jejaring karena personilnya terbatas, kami berharap sebanyak-banyaknya perwakilan organisasi bisa diikutkan dalam kegiatan ini dan bila perlu dibuat secara nasional,”kata Ilman yang merupakan Sekjend IKA HMP BK pada Universitas PGRI Semarang ini. (BJ)