Home Headline PKK Wadah Efektif Tangkal Radikalisme

PKK Wadah Efektif Tangkal Radikalisme

326

SEMARANG, 25/11 (Beritajateng.net) – Radikalisme merupakan faham yang digerakkan dengan lingkup yang sangat besar dan sistematis. Oleh karena itu satu satunya cara menangkalnya harus dengan organisasi yang terstruktur dan lengkap, salah satunya PKK. Di organisasi PKK inilah para perempuan yang merupakan pengendali keluarga bernaung.

“PKK merupakan lembaga yang bisa memiliki peran yang sangat besar dalam menangkal Radikalisme yang belakangan marak ditemukan,” ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng saat menjadi pembicara dalam Kongres Perempuan di Hotel UTC Semarang, Senin (25/11).

Meski demikian Agustina menjelaskan, PKK itu sebuah lembaga yang memiliki struktur komunikasi yang unik. Apa yang dibicarakan di dalam forum itu harus merupakan tugas dari atasnya sehingga tidak bisa sembarangan membahas kalau tidak merupakan perintah atasan.

Oleh karena karakteristik komunikasi yang unik tersebut, politisi PDI Perjuangan ini minta kepada Hj Atikoh Ganjar Pranowo selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah untuk bersinergi dengan instansi terkait menerbitkan materi agar menjadi bahasan di PKK.

“Bu Atikoh bisa mengincludkan dari lembaga yang berwenang misalnya Kesbangpol, Polda atau Cybercrimenya Polda meminta bahan yang ada bandrolnya disitu sehingga merupakan upaya terpercaya dari pemerintah. Itu baru mereka bisa gerak,” jelasnya.

Contohnya, beber Agustina Wilujeng, menerbitkan buku kecil, atau membuat gambar gambar yang disebar melalui WhatsApp dan dibahas dalam pertemuan PKK.

Peran perempuan sendiri, menurut Agustina, tidak hanya berkiprah sebagai pengendali di lingkungan keluarga namun perempuan kalau dibebani tugas memiliki ketekunan yang tinggi, disiplin, lebih rajin dan bekerja lebih keras.

Menanggapi pelaksanaan Kongres Perempuan Jawa Tengah yang baru pertama kali diselenggarakan, Agustina memberikan apresiasi yang tingggi dan merupakan program yang luar biasa karena diikuti oleh utusan dari 35 kabupaten kota serta organisasi perempuan yang ada di Jawa Tengah.

“Ini luar biasa para perempuan mau berkumpul meninggalkan kesehariannya. Disini mereka merasa hangat dan bertanggungjawab,” urainya.

Diharapkan dari pelaksanaan Kongres Perempuan tersebut menghasilkan rekomendasi yang nantinya akan menjadi masukan bagi pemerintah khususnya Pemprov Jateng dalam menjalankan pemerintahan yang mengakomodir kepentingan perempuan di semua lini kehidupan. Kongres dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan I Gusti Ayu Bintang Dharmavati. Kongres akan berlangsung selama dua hari sampai Selasa (16/11).

(NK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here