Home Lintas Jateng PK di Kulon Progo dari Luar Kota

PK di Kulon Progo dari Luar Kota

Ilustrasi

Kulon Progo, 23/12 (Beritajateng.net) – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, merazia sejumlah tempat karaoke, namun tidak membawa hasil karena diduga telah bocor, Selasa.

Saat melakukan razia tempat karaoke, petugas langsung mendata seluruh pemandu lagu.

Berdasarkan pendataan, pemandu lagu karaoke mayoritas berasal dari luar Kulon Progo, dan usianya di bawah 20 tahun.

“Saat operasi ini kami menemukan minuman vodka dua botol dan satu botol oplosan,” kata Kasat Polisi Pamong Praja Kulon Progo Duana Heru Supriyanta di sela-sela operasi tempat hiburan di daerah ini.

Ia mengatakan pihaknya merazia empat lokasi yakni Lotus, Rumah Laut, Sederhana dan Mutiara yang ada di Kawasan Pantai Glagah. Selain itu, tempat Karaoke Caesar.

Saat operasi, pihaknya menemukan anggota polisi yang sedang karaoke dan dalam kondisi mabuk. Namun, berdasarkan pantuan mereka melarikan diri saat wartawan datang. Bahkan petugas dari kepolisian, TNI, Satpol membiarkan lari tanpa ada pemeriksaan.

“LC atau pemandu lagu tanpa izin wajib lapor tinggal RT/RW atau dukuh setempat. Adapun LC yang kami sita KTPnya yakni Caesar tujug, Rumah laut 11, Sederhana enam, lotus 10, maka totalnya 34. LC tanpa identitas satu orang dibawa ke kantor dipanggil orang tuanya. Satu pengunjung laki-laki di bawah umur 13 tahun dipanggil bersama orang tuanya,” kata Duana.

Kasi Objek dan Sarana Prasarana Disbudparpora Kulon Progi Kuat Tri Utomo mengatakan operasi tempat hiburan ini untuk menjaga ketertiban di Kulon Progo menjelang Natal dan Tahun Baru 2015.

Ia mengatakan di wilayah Kulon Progo terdapat delapan tempat karaoke yakni Caesar di Temon, Pesona Ngori di Panjatan, Blass di Wates, Lotus, Sederhana dan Mutiara di Glagah, dan LCM di Panjatan.

Tujuh tempat karaoke belum memiliki izin. Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) belum pernah mengeluarkan TDUP kepada usaha karaoke, kecuali LCM di Panjatan.

“Kami berharap operasi tempat hiburan karaoke ini memberikan citra baik. Untuk itu, pengelola harus mentaati semua aturan yang berlaku. Disbudparpora akan terus melakukan pemantauan, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru 2015,” kata Kuat.(ant/ss)