Home Ekbis Pindah dengan Tertib, Ita Ucapkan Terima Kasih Pada PKL Barito

Pindah dengan Tertib, Ita Ucapkan Terima Kasih Pada PKL Barito

Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di depan naik Jeep berhiaskan kembang manggar pimpin karnaval PKL Barito boyongan ke Pasar Klithikan Barito baru di Penggaron.
         Semarang, 2/2 (BeritaJateng.net) – Wakil Walikota Semarang Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan ungkapan ucapan terima kasih kepada para PKL (Pedagang Kreatif Lapangan) Barito khususnya para PKL Rejosari, yang kini telah mengawali untuk pindah dari kawasan Barito ke Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron Kecamatan Pedurungan.
         “Kami mewakili Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengucapkan terima kasih kepada para PKL yang dengan ikhlas dan tulus  pindah ke Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron, tanpa ada demo atau unjuk rasa,” kata Mbak Ita, sapaan akrab Wakil Walikota Hevearita Gunaryanti Rahayu di depan para PKL Barito yang siap boyongan ke Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron, Jumat (2/2).
          Hal itu diungkapkan Mbak Ita pada saat memimpin acara keberangkatan para PKL Rejosari yang berada di kawasan Barito yang dikemas dalam karnaval boyongan PKL naik mobil dan kendaraan roda dua. Karnaval bergerak dari depan kantor Kelurahan Rejosari menuju ke Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron.
          Mbak Ita di depan naik mobil Jeep berhias kembang manggar. Lalu, diikuti jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Karnaval berjalan menyusuri sepanjang Jalan Majapahit yang padat tetapi berjalan lancar.
           Menurut Mbak Ita, Jumat 2 Februari 2018 – merupakan hari yang kita tandai sebagai tetenger bersejarah untuk anak cucu kita, yaitu, tanda dimulainya pembangunan normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT).
Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di depan naik Jeep berhiaskan kembang manggar pimpin karnaval PKL Barito boyongan ke Pasar Klithikan Barito baru di Penggaron.
           “Warga Kota Semarang  mendambakan kemajuan pembangunan di Kota Semarang yang  maju dengan pesat. Sedangkan normalisasi Banjir Kanal Timur selain untuk keindahan Kota Semarang, nantinya, juga untuk mengantisipasi agar Kota Semarang terhindar dari banjir dan rob di wilayah Semarang bagian timur,” tambahnya.
           Sementara untuk para PKL di tempatnya yang baru di Pasar Klithikan Barito Baru Penggaron dinilai akan lebih aman dan nyaman. Sebab, bangunan Pasar Klithikan Barito Baru Penggaron dengan bangunan yang megah memiliki prospek positif ke depan.
           “Ukuran kios atau lapak, disesuaikan untuk kebersamaan agar para PKL dapat menikmati sama rata,” tambahnya.
           Sementara itu, Kepala BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali Juwana Rubhan menambahkan, pembangunan normalisasi Banjir Kanal Timur akan dimulai dari muara ke selatan hingga sampai Jembatan Majapahit dilaksanakan secara serentak.
            Menurutnya, tahap awal panjang Banjir Kanal Timur dari muara hingga sampai Jembatan Majapat lebih dari 7 km. “Nanti, setelah normalisasi Banjir Kanal Timur selesai, maka dapat berfungsi juga untuk daya tarik wisatawan,” tambahnya. (El)