Home DPRD Kota Semarang Pimpinan Dewan Kota Semarang Tinjau Rob di Kaligawe

Pimpinan Dewan Kota Semarang Tinjau Rob di Kaligawe

Kondisi rob di Kaligawe, Semarang. Ketinggian mencapai 40 centimeter dan menyebabkan banyak kendaraan mogok.

Semarang, 9/6 (BeritaJateng.net) – Segenap pimpinan DPRD  bersama rombongan Komisi C DPRD Kota Semarang serta perwakilan SKPD Pemkot Semarang melakukan sidak ke lokasi rob di sepanjang Jalan Kaligawe. Rob dengan ketinggian air mencapai sekitar 30-40 cm, mengakibatkan banyak kendaraan yang melintas mogok.

Di perkampungan Tambakrejo Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Gayamsari, sebagian kampung tergenang rob yang terjadi setiap hari. Muis (38) warga RT 3 RW 2 Tambakrejo mengatakan, rob terjadi setiap hari dan masuk ke rumah-rumah penduduk.

“Kalau pagi, air mengalir dan hingga mencapai ketinggi 30 cm hingga 40 cm, semakin siang ketinggian air mencapai puncak sampai sekitar 40 cm dan air menyusut pada malam hari,” kata Muis.

Peristiwa ini, kata Muis,  terjadi setiap hari. Sehingga menyusahkan warga karena air yang mengandung garam masuk ke rumah-rumah penduduk.

Ia memprediksi rob dan menggenang di rumah-rumah warga terjadi karena tambak di dekat pantai diuruk dan berubah menjadi bangunan bertingkat. “Kami menduga tambak di uruk dan dijadikan bangunan, sehingga luap air laut meluber dan mencari daera yang rendah,” tambahnya.

Warga lain, Anang (46) menilai bahwa rob terasa pada saat sekitar rahun 2000 lalu. Pada tahun lalu, rob mulai terasa dari tahun ke tahun. “Saya tinggal di sini seperti, kontrak, tiap tiga tahun harus menguruk lantai dan meninggikan atap rumah,” kata Anang.

Semantara Wakil Ketua DPRD kota Semarang Agung Budi Margono mengatakan bahwa, solusi yang terbaik untuk mengatasi rob di kawasan Kaligawe maka sepanjang  Kali Tenggang harus secepatnya dinormalisasi.

“Semoga normalisasi Kali Tenggang cepat selesai dan pembebasan rumah Syahrir juga sudah selesai, sehingga secepatnya, normalisasi kita lakukan,” kata Agung Budi Margono.

Setelah normalisasi kita lakukan, kata politikus PKS ini, di dekat muara kita bangun rumah pompa untuk menyedot ketinggian air dibuang ke laut, sehingga diharapkan setelah pembangunan normalisasi Kali Tenggang selesai maka diharapkan kawasan Kaligawe bebas dari rob.

“Kalau sepanjang Kali Tenggang tidak kita tanggul maka bila disedor pakai pompa air di muara akan jebol. Kami harapkan dinormalisasi dan di muara kita pasang rumah pompa air. Tahun 2017, diharapkan rob di Kaligawe sudah bisa teratasi,” tuturnya.

Segenap pimpinan DPRD Kota Semarang yang turut hadir dalam sidak tersebut adalah Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso, Agung Budi Margono, Wiwin Subiyo dan segenap anggota Komisi C serta SKPD. (Bj05)