Home News Update Pilkada Cilacap Terancam Ditunda

Pilkada Cilacap Terancam Ditunda

SEMARANG, 14/5 (Berita Jateng.net) –Pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2017 yang salah satunya dilaksanakan di Kabupaten Cilacap terancam ditunda.

Penundaan ini bisa terjadi kalau Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap tidak segera menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk anggaran pilkada.

KPU Jateng memberi tenggat waktu hingga 22 Mei 2016 kepada KPU Kabupaten Cilacap untuk menandatangani NPHD bersama dengan pihak terkait.

“Pelaksanaan pilkada di Kabupaten Cilacap bisa tertunda jika penandatanganan NPHD tidak segera dilakukan sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan,” ungkap Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo di Semarang, Sabtu (14/5).

Dari tujuh kabupaten/kota di Jateng yang akan menggelar pilkada pada 15 Februari 2017, hanya Kabupaten Cilacap yang belum melakukan penandatanganan NPHD.

Enam daerah yang telah melakukan penandatanganan NPHD pilkada 2017 adalah Kota Salatiga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Brebes.

Joko menjelaskan, anggaran pelaksanaan pilkada 2017 di tujuh kabupaten/kota di Jateng sudah tidak ada masalah karena masing-masing pemerintah daerah sudah mengalokasikan anggaran dengan nilai total mencapai Rp187,2 miliar.

“Pilkada Kota Salatiga dianggarkan Rp 7,5 miliar, Banjarnegara Rp 20 miliar, Batang Rp 25 miliar, Jepara Rp 30 miliar, Pati Rp 29,7 miliar, Cilacap Rp 35 miliar, dan Brebes Rp 35 miliar,” katanya. (BJ13)