Home Lintas Jateng Petani Banyumas Diimbau Mempercepat Masa Tanam

Petani Banyumas Diimbau Mempercepat Masa Tanam

image

Purwokerto, 20/3 (Beritajateng.net) – Petani di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diimbau untuk mempercepat masa tanam dengan segera mengolah sawah yang telah selesai dipanen, kata Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Banyumas Tjutjun Sunarti.

“Pada bulan Maret ini hingga awal April, Insya Allah Banyumas panen raya dengan perkiraan luas panen mencapai 21.000 hektare dari total luas tanam 33.000 hektare,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (20/3).

Oleh karena saat ini ada program Upaya Khusus (Upsus) dari Kementerian Pertanian, kata dia, petani harus segera mengolah sawah mereka setelah selesai panen.

Dalam hal ini, lanjut dia, program Upsus tersebut dalam rangka swasembada pangan khususnya padi, jagung, dan kedelai.

“Jadi, ada percepatan tanam. Bulan April kita harapkan secara serentak yang sudah panen raya bulan ini, bisa dilakukan tanam kembali,” jelasnya.

Menurut dia, hal itu dilakukan karena Dintanbunhut Banyumas mengejar target luasan tanam yang telah ditetapkan untuk tahun 2015 seluas 65.000 hektare.

Sementara pada musim tanam Oktober 2014 hingga Maret 2015, kata dia, luasan tanaman padi di Kabupaten Banyumas sudah mencapai 33.000 hektare.

“Kalau dilihat dari target, kita masih punya kewajiban 32.000 hektare lagi untuk musim tanam April-September,” katanya.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menargetkan produksi padi sebanyak 398.000 ton pada tahun 2015.

Terkait hal itu, Tjutjun mengimbau petani untuk menanam bibit padi yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit tanaman agar target tersebut dapat tercapai.

Disinggung mengenai penanaman palawija, dia mengatakan hal itu akan dilakukan saat musim kemarau yang diprakirakan berlangsung mulai bulan Juni sehingga nantinya petani akan diarahkan untuk melakukan pola tanam berupa padi pada musim tanam I dan II serta kedelai atau jagung pada musim tanam III. (ant/BJ)