Home Lintas Jateng Pesta Lomban, Bupati Jepara Sembelih Kerbau Untuk Kirab Larung Kepala Kerbau 

Pesta Lomban, Bupati Jepara Sembelih Kerbau Untuk Kirab Larung Kepala Kerbau 

Bupati Jepara, Ahmad Marjuqi menyembelih kerbau yang akan dijadikan sebagai sesaji dalam larung pesta lomban.

Bupati Jepara, Ahmad Marjuqi menyembelih kerbau yang akan dijadikan sebagai sesaji dalam larung pesta lomban.
Bupati Jepara, Ahmad Marjuqi menyembelih kerbau yang akan dijadikan sebagai sesaji dalam larung pesta lomban.

Jepara, 24/7 (BeritaJateng.net) – Prosesi kirab kerbau yang mengawali rangkaian Pesta Lomban 2015 mendapat sambutan antusias dari warga Jepara. Ratusan warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, memeriahkan acara yang berlangsung Jum’at (24/7) pagi.

Mereka ikut mengiring kerbau dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Ujungbatu hingga ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Jobokuto yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi pemberangkatan.

Selain hadir langsung di TPI Ujungbatu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi bersama Wakil Bupati Subroto juga mengikuti kirab ini. Bahkan bupati sendiri lah yang memotong kerbau di RPHH.

Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Amin Ayahudi saat diwawancarai usai kirab mengatakan, kirab kerbau merupakan prosesi yang baru tahun ini dilaksanakan dalam rangkaian pesta lomban. Meski Pesta Lomban rutin dilaksanakan sepekan setelah Idul Fitri, masyarakat umum biasanya hanya bisa menyaksikan keberadaan kepala kerbau saat digelar prosesi larung ke tengah laut.

“Ada yang khawatir bahwa kita hanya membeli kepala kerbau untuk kebutuhan larung. Dengan kirab ini masyarakat bisa membuktikan bahwa untuk memenuhi sejumlah acara dalam rangkaian Pesta Lomban, kita benar-benar menyiapkan seekor kerbau,” katanya.

Selain bagian kepala untuk larung, daging kerbau dibagikan kepada masyarakat dalam bentuk suguhan kepada pengunjung pentas wayang kulit di TPI Ujungbatu pada Jum’at malam ini.

Sementara Bupati Ahmad Marzuqi berharap pemanfaatan kerbau dalam kegiatan ini dapat menggugah kesadaran bersedekah. Selain dagingnya disedekahkan kepada masyarakat, kepala kerbau yang dilarung juga dimaksudkan sebagai sedekah untuk mahluk Allah yang ada di laut.

“Semoga Allah benar-benar menerima sedekah ini. Sedangkan kita tergugah untuk senang bersedakah karena dengan sedekah dapat menjadi penolak bala,” katanya.

Disebutkan, rangkaian acara Pesta Lomban adalan bentuk ungkapan syukur nelayan Jepara atas rejeki yang diterima. Selain itu, dalam berbagai rangkaian acara, diisi dengan doa memohon kepada Allah SWT agar senantiasa diberi keselamatan dan rejeki yang barokah.

Menurut Kabid Kebudayaan Amin Ayahudi, setelah kirab dan penyembelihan kerbau, Jum’at sore dilakukan ziarah ke makam Cik Lanang di Poncol serta Mbah Ronggo di Ujungbatu.

Keduanya merupakan sosok yang dihormati nelayan Jepara karena menjadi tokoh cikal bakal wilayah nelayan setempat. Malam harinya dilangsungkan pagelaran wayang kulit di TPI Ujungbatu.

Berikutnya pelarungan kepala kerbau ke perairan di sisi utara Pulau Panjang berlangsung pada Sabtu pagi, diikuti festival kupat lepet di Pantai Kartini. Pada hari yang sama, juga dilakukan pentas wayang kulit di TPI Kelurahan Bulu dan TPI Kelurahan Demaan.(Bj18)