Home Lintas Jateng Perusahaan Kecil Berikan THR Mendekati Hari H

Perusahaan Kecil Berikan THR Mendekati Hari H

image

SEMARANG, 9/7 (Beritajateng.net)-Banyak perusahan kecil di Jawa Tengah seperti industri rumah tangga dan toko memberikan tunjagan hari raya (THR) mepet dengan hari raya. Hal tersebut terungkap dalam pantauan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Teggah dalam satu minggu terakhir.

Kepala Disnakertransduk Jawa Tengah Wika Bintang mengungkapkan, kebanyakan industri kecil dan toko tersebut memastikan akan memberi THR sesuai ketentuan, namun waktunya mepet lebaran. “Banyak yang minta keringanan agar THR dibayarkan mepet hari H lebaran,” ungkapnya kepada wartawan disela sela pantauan pemberian THR di perusahaan Batik Keris Sukoharjo, dan PT Hanil Indonesia, Kamis (9/7).

Lebih lanjut wika menjelaskan, secara umum dari 22.400 perusahaan yang ada di Jawa Tengah, memberikan THR kepada karyawannya pada  H-7. Hingga saat ini baru dua perusahaan yang dilaporkan ke posko pengaduan THR yang ada di kantor Disnakertransduk Jateng.

“Sudah kami tindaklanjuti dan diselesaikan. Insya Allah tidak ada masalah lagi,” katanya.

Pada pantauan yang dilakukan pihaknya pada hari ini, tambah Wika Bintang, dua perusahaan yakni PT. Hanil Indonesia (Boyolali) dan PT. Batik Keris (Sukoharjo) memberikan THR pada tanggal 8 dan 9 Juli. Wika memberi apresiasi positif atas kepatuhan manajemen kedua perusahaan tersebut untuk membayarkan THR sesuai ketentuan.

“Sudah cukup bagus walaupun belum sesuai dengan anjuran Menaker yang minta untuk dibayarkan pada H-14,” tegasnya.

Selain masalah THR, dalam pantauan tersebut Wika menemukan tujuh tenaga kerja asal Korea yang menjadi jajaran manajemen PT Hanil, belum memiliki sertifikat bahasa Indonesia yang wajib dimiliki sebagai syarat perpanjangan izin bekerja di Indonesia.

“Kalau tidak ingin dideportasi ya harus urus sertifikat itu,”pungkasnya.(BJ13)