Home Ekbis Perusahaan Jasa Transportasi Jamin Kepuasan Pelanggan

Perusahaan Jasa Transportasi Jamin Kepuasan Pelanggan

perusahaan jasa transportasi
perusahaan jasa transportasi

Semarang, 2/12 (BeritaJateng.Net) – Perusahaan jasa transportasi menjamin kepuasan pelanggan meskipun tarif mulai meningkat seiring dengan kenaikan harga bahan bakar minyak subsidi.

“Oleh karena itu meskipun kami harus menaikkan tarif tetapi harapannya konsumen tetap bisa menerima kondisi itu karena kami juga berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada mereka,” ujar Direktur Operasional PT Siba Surya Steve Surya Atmaja di Semarang, Selasa.

Mengenai kenaikan tarif tersebut, pihaknya memprediksi ada kemungkinan besaran kenaikan antara 30-35 persen. Meski demikian, waktu yang dibutuhkan untuk kenaikan harga sebesar itu, pada kisaran 3-6 bulan.

“Kenaikan harga ini mau tidak mau harus dilakukan tetapi kami berupaya untuk tetap mempertimbangkan kemampuan pelanggan. Pada kurun waktu 3-6 bulan ini sangat pas bagi pelanggan untuk menyesuaikan diri dengan tarif yang baru,” katanya.

Steve mengaku dengan kenaikan harga BBM artinya konsep harga miring yang diangkat oleh perusahaan jasa transportasi saat ini sulit untuk tetap diterapkan.

Meski demikian, pihaknya akan mengalihkan strategi bisnis melalui keunggulan yang lain, di antaranya dari sisi sistem hingga pelayanan.

“Dari sisi-sisi ini harus ada penambahan hal-hal lain yang pada dasarnya harus menguntungkan para konsumen kami, dengan demikian pelanggan akan tetap merasa puas meski harus menambah pengeluaran untuk membayar tarif,” katanya.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan, salah satunya meningkatkan koordinasi dengan para pengguna jasa transportasi angkutan barang, termasuk juga mengimplementasikan GPS untuk memantau lokasi angkutan mereka.

Menurut dia, dengan penggunaan GPS dan koordinasi yang lebih baik maka waktu akan lebih efisien dan bisa memangkas biaya operasional.

“Dengan kondisi ini mau tidak mau membuat kami sebagai pelaku jasa transportasi harus membuat strategi baru, apalagi transportasi kan sangat berhubungan erat dengan BBM,” katanya. (ant/pri)