Home Ekbis Pertamina Siap Tambah Pasokan BBM Nonsubsidi

Pertamina Siap Tambah Pasokan BBM Nonsubsidi

antrean pembelian BBM (ilustrasi)

Semarang, 18/11 (BeritaJateng.Net) – PT Pertamina Region IV Jateng-DIY menyatakan kesiapannya untuk menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi sebagai antisipasi bertambahnya permintaan di tingkat konsumen.

“Ini sebagai upaya antisipasi kemungkinan perpindahan konsumsi dari BBM subsidi ke BBM nonsubsidi mengingat saat ini disparitas harga yang tidak terlalu besar,” ujar External Relation PT Pertamina Region IV Jateng-DIY Reno Fri Daryanto di Semarang, Selasa (18/11).

Meski sejauh ini peralihan konsumsi tersebut belum terlihat tetapi Pertamina sudah mengantisipasinya dengan penambahan stok BBM nonsubsidi.

“Biasanya data peralihan ini baru akan terlihat dua hari pascakenaikan harga, baik untuk peningkatan konsumsi BBM nonsubsidi maupun penurunan konsumsi BBM subsidi,” ujarnya.

Melihat tren pada kenaikan-kenaikan sebelumnya, pada H-1 penetapan harga terjadi kenaikan konsumsi premium hingga 33,7 persen, yaitu dari rata-rata normal 9.899 KL/hari menjadi 13.237 KL/hari, sedangkan untuk solar naik 29,4 persen dari rata-rata normal.

Sedangkan untuk rata-rata konsumsi BBM nonsubsidi sebelum kenaikan harga jenis Pertamax 170 KL/hari, Pertamax Plus 12,7 KL/hari, dan Pertamax Dex 11,7 KL/hari.

Terkait harga BBM nonsubsidi, setiap saat bisa saja mengalami perubahan sesuai pergerakan harga minyak dunia. Untuk saat ini, harga Pertamax berada di posisi Rp10.800/liter, Pertamax Plus Rp11.100/liter, dan Pertamax Dex Rp12.200/liter.

Sementara itu, Reno mengatakan ketahanan stok BBM subsidi sampai saat ini masih sangat aman. Pertamina mencatat, di wilayah Jateng untuk jenis premium masih 4,2 hari atau 109.998 KL dan solar 7,1 hari atau 98.361 KL.

Menurutnya, selama periode Januari-Oktober 2014 Pertamina telah menyalurkan premium sebanyak 2.717.333 KL dari kuota Jateng 3.129.313 KL. Sedangkan untuk solar sudah tersalur 1.548.448 KL dari kuota 1.927.710 KL.

Sebelumnya, melalui rilis Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan saat ini ketahanan stok BBM yang dikelola oleh Pertamina mencapai sekitar 18 hari untuk Premium dan sekitar 19 hari untuk Solar.

Pertamina telah mempersiapkan ketersediaan BBM yang cukup untuk mengakomodasi kemungkinan lonjakan konsumsi setelah pengumuman resmi kebijakan penyesuaian harga BBM bersubsidi oleh Pemerintah.

Pertamina telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan pasokan BBM bagi masyarakat tetap aman, di antaranya dengan membentuk Posko Satgas Kenaikan Harga BBM di kantor pusat dan seluruh kantor region Pertamina.

Keberadaan Posko tersebut untuk memantau dan memastikan kehandalan pasokan BBM. Selain itu juga memastikan keamanan dan kelancaran masyarakat dalam mendapatkan BBM bersubsidi. (ant/pri)

Advertisements