Home Ekbis Pertamina Dorong Pertumbuhan Konsumsi Bright Gas

Pertamina Dorong Pertumbuhan Konsumsi Bright Gas

bright gas
bright gas
bright gas
bright gas

Semarang, 27/11 (BeritaJateng.Net) – PT Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng-DIY mendorong pertumbuhan konsumsi bright gas di kalangan masyarakat seiring dengan disparitas harga antara elpiji 12 kg dengan bright gass yang tidak terlampau besar.

“Saat ini kami sudah mulai menyalurkan lebih banyak bright gas di kalangan masyarakat karena memang permintaannya mengalami kenaikan,” kata Manager Domestic Gas Region PT Pertamina MOR IV Jateng-DIY Cornelius Damar Sasongko pada acara temu media di Bali, Kamis.

Seperti halnya konsumsi BBM jenis Pertamax yang mengalami kenaikan hingga 60 persen, untuk konsumsi bright gass juga mengalami kenaikan dengan besaran yang hampir sama.

Oleh karena itulah kini Pertamina dorong pertumbuhan konsumsi bright gas dan kenaikan konsumsi tersebut merupakan dampak dari harga elpiji ukuran 12 kg yang dinaikkan secara bertahap oleh Pemerintah sehingga disparitas harga yang cukup kecil.

Menurutnya, kenaikan bertahap untuk elpiji nonsubsidi tersebut sengaja dilakukan oleh Pemerintah hingga mendekati harga keekonomian.

“Jika elpiji ukuran tabung 12 kg saat ini di harga Rp113 ribu, maka elpiji tabung bright gass di harga Rp115 ribu. Ini yang mengakibatkan perpindahan konsumsi dari elpiji 12 kg ke bright gas, ” katanya.

Sementara itu pihaknya mengakui, sebagai dampak dari kenaikan harga BBM subsidi beberapa waktu lalu, harga elpiji juga mengalami kenaikan. Kenaikan sendiri terjadi per 22 November lalu.

Menurutnya, besaran kenaikan tidak terlalu besar. Untuk harga jual di agen, elpiji ukuran tabung 12 kg naik menjadi Rp114.900 setelah sebelumnya di harga Rp113.600. Untuk perhitungan secara kilogram, ada kenaikan harga Rp108/kg.

Sedangkan untuk elpiji ukuran tabung 6 kg jika sebelumnya Rp64 ribu menjadi Rp68 ribu, sementara itu untuk elpiji ukuran tabung 50 kg jika sebelumnya di harga Rp635 ribu saat ini menjadi Rp639.500. (ant/pri)