Home News Update Persita Perbanyak Jam Terbang Pemain Muda Melalui Latih Tanding

Persita Perbanyak Jam Terbang Pemain Muda Melalui Latih Tanding

image

Tangerang, 17/2 (Beritajateng.net) – Pelatih Persita Tangerang, Banten, Bambang Nurdiansyah menyatakan untuk menambah jam terbang bagi pemain muda menjelang kompetisi Divisi Utama 2015 dengan memperbanyak latih tanding.

“Karena sering latih tanding maka kepercayaan diri mereka mulai tumbuh dan sanggup bersaing dengan pemain senior,” kata Bambang Nurdiansyah di Tangerang, Selasa.

Dia mengatakan akibat sering latih tanding, pemain muda dapat menunjukan kemampuan terbaik dan mereka tidak sungkan lagi menghadang pergerakan lawan.

Rencananya, Persita akan melakukan latih tanding di Bandung dengan Pelita Bandung Raya (PBR) dengan memanfaatkan waktu luang menjelang kompetisi sesungguhnya.

Pelatih merekrut sejumlah pemain muda hasil pembinaan Persita U-21 seperti Dzikri Akbar, Hendri Rivaldy, Angga Wijaya dan Dhika Denhas.

Setelah melakukan latih tanding dengan Barito Putra, Kalimantan Selatan, Persiram Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat dan Pengcap PSSI Jakarta Barat, maka kinerja pemain muda mulai menunjukan kemampuan.

Bahkan saat ini mereka sudah mampu berebut bola di udara dengan pemain senior, karena sebelumnya hanya menunggu di bawah dan membuka peluang kecolongan gol bila terjadi dekat penjaga gawang.

Bambang berharap pemain muda harus siap karena persaingan pada Divisi Utama dianggap ketat termasuk menghadapi pemain senior.

Pelatih menerapkan pola 4-4-2 saat pertandingan uji coba namun dapat dilaksanakan pemain muda dan mereka mulai percaya diri di lapangan.

Padahal sebelumnya, General Manajer Persita, Eka Wibayu mengatakan pihaknya telah menetapkan markas pertandingan selama kompetisi Divisi Utama 2015 di Stadion Maulana Yusuf di Serang, setelah mendapatkan izin dari pengelola.

Eka mengatakan pihaknya telah menjalin nota kesepahaman dengan pengelola stadion yakni aparat Disporbudpar Kota Serang.

Selama ini Persita memiliki markas Stadion Benteng tapi dalam tahap perbaikan dan setiap pertandingan harus berpindah seperti ke Stadion si Jalak Harupat, Bandung, Singaperbangsa, Karawang serta di Kabupaten Kuningan, Jabar. (Ant/Bj02)