Home Lintas Jateng Persiapkan MEA, Pemkot Semarang Gelar Pelatihan Bahasa Inggris Bagi Eselon II

Persiapkan MEA, Pemkot Semarang Gelar Pelatihan Bahasa Inggris Bagi Eselon II

Suasana pembukaan pelatihan bahasa Inggris bagi Eselon II Pemkot Semarang
Suasana pembukaan pelatihan bahasa Inggris bagi Eselon II Pemkot Semarang
Suasana pembukaan pelatihan bahasa Inggris bagi Eselon II Pemkot Semarang

Semarang, 28/4 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang berupaya meningkatkan daya saing di tingkat global sekaligus mempersiapkan masyarakat ekonomi Asean (MEA) dengan menggelar pelatihan bahasa Inggris bagi Eselon II Pemkot Semarang, Selasa (28/4) siang.

“Memasuki era masyarakat ekonomi asean (MEA) di akhir tahun ini, maka penguasaan bahasa asing terutama bahasa Inggris menjadi sangat penting, oleh sebab itu dalam pendidikan bahasa Inggris Pemkot Semarang dalam rangka meningkatkan daya saing di tingkat global menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Inggris bagi Eselon II ini,” ungkap Mayjen TNI (Purn.) Hendrarji Soepandji, Ketua Pengurus Yayasan LIA (lembaga Indonesia Amerika)

Mantan Komandan Pusat Polisi Militer Periode 2006-2007 ini mengatakan jika Semarang merupakan destinasi yang bagus bagi investor dan sektor pariwisata, apalagi saat ini Indonesia menghadapi MEA, moment ini di rasa pas untuk memperdalam kemampuan khususnya komunikasi bahasa asing.

Namun, lanjutnya, sangat di sayangkan, karena hingga saat ini pejabat pemerintahan belum seluruhnya mampu berbahasa asing. “Tapi jangan selanjutnya berhenti untuk belajar, belajar itu harus di lakukan sepanjang hidup,” katanya.

Diikuti oleh puluhan pejabat eselon II, pelatihan Bahasa Inggris dilakukan selama satu setengah bulan untuk satu term, dan dilakukan secara bertahap.

Ia menambahkan, materi yang di berikan adalah materi praktis, dimana isinya adalah materi komunikasi jadi bukan hanya mempelajari grammar saja. “Namun yang paling pokok adalah bagaimana berkomunikasi dengan berbagai pihak, bisa berbahasa bukan berarti bisa berkomunikasi. Jadi disini kita bukan hanya sembarang mengajarkan berbahasa namun juga komunikasi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Adi Trihananto mengatakan, pentingnya penguasaan bahasa dalam menghadapi MEA. Nantinya setiap kabupaten/kota akan bertemu dengan kolega yang lebih luas, sehingga kesempatan ini bisa digunakan sebaik baiknya untuk memperluas jaringan.

“Saya menghimbau agar pejabat eselon melakukannya (pelatihan, Red.) dengan baik, meski waktunya pendek, namun bisa di lakukan dengan pembelajaran yang lain,”katanya.

Adi juga menegaskan agar pejabat eselon yang mengikuti pelatihan tersebut bersungguh-sungguh dan berkomitmen melaksanakan pelatihan hingga usai dan mendapatkan hasil pembelajaran sesuai yang di harapkan. “Jangan hanya datang ‘nitip absen’, atau diwakilkan, nanti pelatihan ini kan manfaatnya bisa di terima diri kalian masing-masing, jadi saya berharap komitmen dan keseriusan kalian agar bisa optimal hasilnya,” tutupnya dalam sambutan. (Bj05)