Home Lintas Jateng Persiapan Mudik, Daop V Perbaiki 58 Titik Perlintasan

Persiapan Mudik, Daop V Perbaiki 58 Titik Perlintasan

image

Purwokerto, 1/7 (BeritaJateng.net) – Menghadapi mudik lebaran 2015, sebanyak 58 titik perlintasan kereta api (KA) di wilayah Daop V Purwokerto mulai diperbaiki. Perbaikan meliputi pergantian bantalan rel KA, pengurasan dan penggantian balas, pengangkatan rel hingga perbaikan kondisi aspal jalan di perlintasan.
           
Perbaikan pada titik perlintasan KA ini dimaksudkan untuk memperlancar arus lalu lintas, mengingat kemacetan panjang kerap terjadi pada pintu perlintasan. Saat kereta melintas, antrian kendaraan di perlintasan akan memanjang dan ketika pintu perlintasan dibuka, kendaraan tidak bisa melaju dengan lancar karena kondisi aspal jalan yang rusak, posisi rel yang ambles dan sebagainya. Karenanya, untuk meminimalisir kemacetan, jalan di perlintasan KA diperbaiki, termasuk posisi rel KA.
           
Humas Daop V Purwokerto, Surono, Rabu (1/7) mengatakan, kondisi aspal jalan dan geometri rel di perlintasan banyak yang kurang baik. Sehingga pihaknya merasa perlu untuk memperbaikinya. “Beberapa bantalan rel di perlintasan juga sudah perlu diganti, aspal jalan, serta geometri rel,” katanya.
           
Total ada 58 titik perlintasan KA yang diperbaiki dan tersebar di enam kabupaten. Untuk Kabupaten Banyumas, ada 14 titik perlintasan yang diperbaiki, antara lain di perlintasan KA Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto, perlintasan KA Randegan, Sumpiuh dan lainnya. Untuk Kabupaten Cilacap ada 13 titik perlintasan KA, Kabupaten Tegal ada 12 titik, Kebumen 11 titik, Purworejo 6 titik dan Brebes 2 titik.
             
Surono menjelaskan, dalam perbaikan perlintasan KA ini, sekaligus dilakukan uji coba struktur perlintasan KA kanal blok di perlintasan Jalan Jenderal Sudirman Purwokerto. Dalam struktur yang menggunakan baja kanal U tersebut titik tumpu roda kendaraan yang melewati perlintasan tidak langsung jatuh di aspal, namun akan ditopang oleh struktur kanal tersebut. Sehingga kerusakan aspal bisa dieliminir.
           
“Struktur baru untuk perlintasan ini dipasang untuk mengurangi tingginya intensitas kerusakan aspal di perlintasan KA, karena struktur kanal blok lebih ringan dibanding blok rel yang dipergunakan selama ini,” katanya. (BJ33)