Home Ekbis Permodalan Jadi Kendala UMKM Bersaing di MEA

Permodalan Jadi Kendala UMKM Bersaing di MEA

Dede Sudiro
SEMARANG, 14/5 (Berita Jateng.net) –Kalangan pengusaha Jawa Tengah yang masuk kategori Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saat ini masih kesulitan bersaing dengan industri global dalam tatanan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Salah satu kesulitan yang dihadapi kalangan UMKM adalah akses permodalan dan pemasaran.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah Dede Indra Permana mengungkapkan hal itu menanggapi keluhan beberapa kalangan UMKM yang kesulitan bersaing dengan produk produk dari luar khususnya Cina yang masuk ke Jawa Tengah.

“Mereka kesulitan menyaingi produk Cina yang mulai masuk ke Indonesia. Intinya mereka tidak siap bersaing di era MEA ini,” ungkap Dede saat dihubungi Berita Jateng, Sabtu (14/5).

Dede menjelaskan, terdapat dua kendala pokok yang dihadapi UMKM saat ini. Kedua kendala tersebut adalah permodalan dan pemasaran. Sampai sekarang UMKM masih banyak yang kesulitan mendapat akses permodalan dari perbankan.

“Kebanyakan mereka kesulitan menyediakan agunan untuk jaminan kredit,” katanya.

Sehubungan dengan kesulitan tersebut, dia berharap Lembaga Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) yang dibentuk Pemprov Jateng beberapa tahun lalu proaktif dan dirasakan manfaatnya oleh kalangan UMKM.

“Sebagian besar UMKM belum tahu ada Jamkrida, bagaimana cara mengakses dan mendapatkan jaminan mereka juga belum tahu,” bebernya.

Politikus PDI Perjuangan ini minta agar Jamkrida memperbanyak sosialisasi khususnya kepada kalangan UMKM agar keberadaannya bisa membawa manfaat untuk masyarakat. (BJ13)