Home News Update Perkuat Jejaring, FORJUKY Jateng Terbentuk

Perkuat Jejaring, FORJUKY Jateng Terbentuk

SEMARANG, 26/8 (BeritaJateng.net) – Empat belas wartawan dari sembilan media mulai online, cetak, radio dan televisi akhirnya sepakat membentuk Forum Jurnalis Komisi Yudisial (Forjuky) Jawa Tengah, kepengurusan tersebut disepakati melalui rapat musyawarah di aula kantor Pengubung Komisi Yudisial (PKY) Jateng, jalan Pamularsih, Nomor 10, Semarang, Jumat (26/8).

Dalam sambutannya Ketua Umum Forjuky Jateng terpilih, Muhammad Dasuki menjelaskan, terbentuknya organisasi lintas media ini bertujuan menjalin silaturahmi dan komunikasi antar wartawan.

Menurutnya, melalui forum wartawan ini, diharapkan bisa menjembatani anggotanya saat mendapat kesulitan atau diskriminasi dari narasumber. Selain itu forumnya bertujuan untuk membantu PKY Jateng memwujudkan peradilan bersih.

“Kita mendirikan Forjuky bukan ingin menyaingi forum wartawan yang sudah ada seperti FJKT, FWPJT, JUPE atau Forwakot, melainkan justru keberadaan kami untuk memperkuat organisasi-organisasi wartawan yang sudah ada tersebut,” kata pria yang akrab disapa Uki kepada wartawan.

Uki menyatakan, kehadiran Forjuky dalam rangka menjawab situasi peradilan di Indonesia yang semakin bobrok, dibuktikan banyaknya oknum hakim dan panitera terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penegak hukum lain.

“Dengan adanya wadah yang jelas dan terorganisir, diharapkan dapat saling membantu, kompak, dan bisa saling bersinergi demi terciptanya peradilan bersih dan transparan,” ungkapnya.

Pihaknya juga membuka ruang seluas-luasnya bagi wartawan di seluruh Jawa Tengah yang ingin bergabung di Forjuky, dengan catatan wartawan tersebut konsisten turut serta membantu mewujudkan peradilan bersih dan loyalitas terhadap forum.

“Kami berharap ke depan anggotanya bisa berkembang lebih banyak lagi, apapun job desk liputannya kami membuka ruang untuk bergabung,” ujarnya.

Dia memastikan Forjuky nantinya juga akan melakukan kegiatan-kegiatan sosial seperti, bakti sosial kemasyarakatan, pelatihan jurnalistik, penyuluhan hukum ke masyarakat, pemantauan persidangan dan memberikan workshop-workshop peradilan.

”Sekalipun sebagai media mitra PKY Jateng, nilai kritis tetap akan kami pertahankan sebagai insan media,” tandasnya.

Bendahara Umum Forjuky Jateng, Joko Susanto menambahkan, dengan terbentuknya forum ini, maka saat ada anggotanya yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan atau mendapat diskriminasi, nantinya semua akan ikut merasakan sehingga bisa kompak melakukan perlawanan.

Untuk pembentukannya, lanjut Joko, pertama kali digagas oleh 4 deklarator yang didasarkan atas hasil rapat perdana di Hotel Patrajasa, Semarang pada Rabu 17 Agustus 2016, setelah sebelumnya sudah dikomunikasikan ke PKY Jateng.

”Apapun forum wartawannya kami tetap ingin menjaga komunikasi lebih baik. Bagaimanapun persatuan dan kesatuan wartawan tetap akan dijaga, karena kami juga selalu prioritaskan itu,” imbuh Joko.

Terpisah, Plt. Koordinator PKY Jateng, Ferry Fernandes mengaku senang dengan pembentukan Forjuky Jateng. Pihaknya berharap kehadiran Forjuky mampu dimaknai sebagai sebuah kemajuan pola pikir wartawan yang menginginkan kekompakan dan saling membantu antar wartawan dan bergerak bersama mewujudkan peradilan bersih.

“Ibarat lidi, bila hanya sendiri tentu mudah dipatahkan, tapi saat dia menyatu menjadi sebuah sapu yang diikat kuat maka akan sulit untuk dipatahkan. Pada intinya kami setuju dengan forum ini, apalagi inisiasinya memang dibentuk atas keinginan wartawan,” kata Ferry dalam sambutannya.

Ferry juga berharap, kehadiran Forjuky bisa ikut mewarnai perkembangan dan pemantauan peradilan di Jateng karena Forjuky juga bagian dari jejaring. Menurutnya dengan adanya peran awak media maka kontrol publik semakin baik.

“Dengan forum ini kami berharap bisa bersinergi dalam upaya penegakkan hukum, serta mensosialisasikan penerapannya melalui media massa, sehingga nantinya bisa terwujud peradilan bersih,” ungkap Ferry yang juga Ketua Dewan Pembina Forjuky Jateng ini. (jks/BJ).