Home Lintas Jateng Perbaiki Roda Truk, Pengemudi Tewas Terlindas Bak Truk

Perbaiki Roda Truk, Pengemudi Tewas Terlindas Bak Truk

Truk bermuatan limbah pltu (fly ash) mengalami patah as, hingga menyebabkan sopir truk tewas terimpa bak truk.
Truk bermuatan limbah pltu (fly ash) mengalami patah as, hingga menyebabkan sopir truk tewas terimpa bak truk.
Truk bermuatan limbah pltu (fly ash) mengalami patah as, hingga menyebabkan sopir truk tewas terimpa bak truk.

Jepara, 19/5 (BeritaJateng.net) – Kecelakaan terjadi di area SPBU 44.59.404 Ngabul, Jepara, pada Selasa siang. Seorang sopir truk pengangkut limbah (fly-ash) PLTU Tanjung Jati B, tewas setelah tertimpa bak truknya sendiri.

Dalam kejadian ini korban yang diketahui bernama Ricard (40), warga RT 45 RW 23, Yukumjaya, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, tewas setelah kepalanya terhantam bagian bak truknya sendiri, setelah dongkrak yang digunakannya mleset saat memperbaiki roda truknya.

Masripan (65), penjaga malam di SPBU 44.59.404 Ngabul, menyatakan, Ricard pada Selasa (19/5) dinihari sekitar jam 03.00 WIB, minta ijin untuk bisa parkir di areal SPBU. Selanjutnya dirinya mencarikan tempat parkir bersama satu truk lain yang merupakan rekannya.

Kepada dirinya Ricard mengaku mendapati ada yang tidak beres pada roda kanan bagian belakang kendaraannya. Karena itu memerlukan tempat untuk mengecek kondisi rodanya.

“Paginya sekitar jam 08.00 WIB, saya sempat lihat dia membongkar ban belakang itu. Mungkin karena muatannya berat, dongkraknya mleset, hingga dia tertimpa bagian belakang bak truknya sendiri. Kejadianya sekitar jam 10.00 pagi,” ujar Masripan.

Sementara itu, Supriyanto (40), warga Bangsri, Jepara, seorang mekanik yang selama ini menjadi langganan Ricard menyatakan, sebelum kejadian dirinya dihubungi untuk mengecek ban truk yang dinilai bermasalah tersebut.

Kepada korban, pihaknya sudah menyarankan untuk memindah muatannya lebih dulu. Karena muatan truk tersebut mencapai 20 ton, Dirinya kuatir terjadi sesuatu pada dongkrak yang digunakan. Namun sampai di lokasi, dirinya sudah mendapati roda sudah dilepas, dan apa yang dikuatirkannya terjadi.

“Sebelumnya sudah saya minta agar muatannya dipindahkan dulu jika mau mencopot rodanya. Tapi semuanya sudah terlambat. Saat saya sampai disini semuanya terjadi,” ujarnya dengan sedih,

Terpisah, Kapolsek Tahunan, AKP. Budiwiyono menyatakan, korban tewas di tempat kejadian setelah bagian bak truk menimpa bagian kepalanya.

Saat itu korban hendak menempatkan ban yang sudah dilepas sebagai pengganjal bak truk dibagian bawah. Namun pada saat bersamaan dongkrak yang digunakan mengalami pergeseran karena beban yang terlalu berat.

Akibatnya, bak truk anjlok dan tepat mengenai bagian kepala korban. Selama kurang lebih 1 jam, evakuasi berhasil dilakukan dengan menggunakan dua dongkrak. Korban langsung di bawa ke RSUD Kartini Jepara.

“Dongkraknya tidak kuat membuat badan truk menimpa kepala korban. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kartini Jepara, dan langsung dikirim ke pihak keluarganya di Lampung,” jelas AKP H. Budi Wiyono, memberikan penjelasan.

Truk berukuran besar tersebut diketahui bernopol BG 8219 AN. Sebelumnya truk ini sudah mengangkut limbah dari PLTU Tanjung Jati B. Truk ini diketahui milik CV Shifa Armada, Tanjung Ratu, Lampung. Diperkirakan muatan truk yang ada mencapai 20 ton lebih.

Sampai Selasa (19/5) sore, truk masih berada di area parkir SPBU 44.59.404 Ngabul, Jepara. Sedangkan jenasah Ricard, setelah diurus oleh rekannya, langsung diberangkatkan ke Lampung menggunakan ambulan RSUD Kartini, sekitar jam 15.00 WIB.(Bj18)