Home Headline Perahu Wisata di Kedung Ombo Terbalik, Enam Penumpang Dipastikan tewas Tiga Dalam...

Perahu Wisata di Kedung Ombo Terbalik, Enam Penumpang Dipastikan tewas Tiga Dalam Pencarian

Sumber: Tangkapan layar video amatir warga

BOYOLALI, 15/5 (Beritajateng.net)Kecelakaan perahu motor mewarnai libur lebaran 1442 Hijriah di Waduk Kedung Ombo Boyolali Jawa Tengah. Sebuah perahu wisata dengan penumpang 20 orang terbalik. Sampai berita ini diturunkan Enam penumpang ditemukan tewas dan tiga masih dalam pencarian. Sementara 11 lainnya berhasil diselamatkan.

Kecelakaan perahu tersebut terjadi di wilayah Bulu Desa Wonorejo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5) pagi pukul 10.00. Terpantau dari video amatir yang diunggah warga di Media Sosial, perahu tersebut terbalik dan menenggelamkan penumpangnya yang terlihat tidak mengenakan jaket pelampung.

Koordinator Pos Badan SAR Nasional Surakarta, Arief Sugiyarto menyebutkan pihaknya bersama sejumlah relawan SAR telah membentuk tim gabungan untuk menemukan para korban.

“Sejauh ini telah ditemukan enam survivor dalam keadaan meninggal dunia. Identitas masih dikonfirmasikan ke RSUD Boyolali. Malam ini pencarian terus dilakukan, menggunakan jangkar maupun penyelaman,” ujar Arief dikutip dari Timlo.net Anggota Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jateng wilayah Surakarta.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, berperahu di waduk memang merupakan daya tarik yang disukai para pengunjung Waduk Kedungombo di sekitar Warung Apung. Sejumlah perahu bermesin menawarkan jasa berkeliling perairan, dan kembali finish di Warung Apung.

”Saat itu, saksi menyebut menjelang perahu merapat di Warung Apung, sejumlah penumpang ingin berfoto di bagian haluan perahu. Akibatnya, perahu tidak imbang. Air masuk melalui bagian depan dan akhirnya membuat perahu terbalik,” ujar Arief.

Sejumlah warga di sekitar lokasi, langsung menolong dengan perahu dan berhasil menyelamatkan 11 penumpang. Namun, sembilan penumpang termasuk beberapa anak-anak sudah telanjur tenggelam. Kemungkinan, mereka tidak mengenakan pelampung yang tersedia di perahu.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Nur Yahya dalam siaran pers Sabtu malam menyebut, sembilan korban adalah Siti Mukaromah, Wilda, Niken Safitri, Tituk Mulyani, Ana, Zamzam, Jalal, Jalil dan Desti.

“Kondisi kedalaman sekitar tempat kejadian sekitar 10 meter cuaca mendung semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan,” tutupnya

(NK)