Home Lintas Jateng Penyerapan Kartu Insentif Anak Masih Rendah

Penyerapan Kartu Insentif Anak Masih Rendah

kartu insentif anak

Solo, 3/12(BeritaJateng.Net)-Penggunaan kartu insentif anak (KIA) di Solo masih rendah dengan capaian 42.804 anak, sejak program ini diluncurkan Desember 2009 oleh Wali Kota Surakarta semasa dijabat oleh Joko Widodo (Jokowi).

Sebanyak 87.522 anak masih belum terdaftar sebagai pemegang KIA. Hal ini dipicu lantaran masih minimnya sosialisasi ke tingkat masyarakat, kata Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dalam sambutannya saat penandatangan memorandum of understanding (MoU) Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dengan Mitra Kerja KIA, Rabu di Pendapi Gede Balai Kota.

“Program ini harus ada evaluasi yang matang. Jangan sampai program ini mubazir. Ini saya yang tanda tangan lho. Di atas materai lagi, kalau tidak ada yang belanja nanti saya yang kena,” katanya.

Ia mengatakan dalam hal ini bahkan menyebutkan ada satu toko mitra kerja KIA yang tidak pernah terjamah sama sekali. Sementara kini ada 52 mitra kerja yang sudah meneken kerja sama dengan Pemkot.

FX Hadi Rudyatmo yang akrab dipanggil Rudy mengatakan tidak ingin ada laporan mitra kerja yang minim penggunannya, jajaran kelurahan dan kecamatan diminta untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait program KIA.

“Saya minta MoU dengan 52 mitra pendukung ini betul-betul dikunjungi anak dengan bawa KIA. Konstribusinya kepada masyarakat ada. Kalau tidak ada harus ada evaluasi,” katanya.

Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkot Surakarta, Suwarto menyebutkan dari total jumlah sebanyak 136.326 anak, sekarang baru sebanyak 42.804 anak yang sudah memliki KIA.

Ia menargetkan seluruh anak memiliki KIA selama dua tahun mendatang. Diakuinya, minimnya sosialisasi sebagai salah satu faktor masih rendahnya jumlah anak yang memiliki KIA. Tujuan sasaran kegiatan ini, menurutnya, untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat.

“Target seluruh anak dapat kartu termasuk dipergunakan. Tidak hanya memiliki kartu saja, tapi upaya kesejahteraan anak bisa betul dirasakan manfaatnya karena anak yang menggunakan kartu ini untuk belanja dengan mitra kerja akan mendapat diskon antara 10 sampai 50 persen,” katanya. (ant/pri)