Home Ekbis Penumpang Pelabuhan Laut Bali Turun 12,59 Persen

Penumpang Pelabuhan Laut Bali Turun 12,59 Persen

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Denpasar, 5/3 (BetitaJateng.net) – Bali memberangkatkan sebanyak 145.303 penumpang melalui sejumlah pelabuhan laut di daerah ini selama bulan Januari 2015, menurun 12,59 persen dibanding bulan sebelumnya (Desember 2014)tercatat 166.233 orang.

“Penumpang tersebut menuju ke berbagai daerah di nusantara, khususnya kawasan timur Indonesia,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar di Denpasar, Kamis.

Sedangkan angkutan barang, katanya, mencapai 133.559 ton atau berkurang 17,92 ton dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 162.726 ton.

Bali memiliki lima pelabuhan laut yang terdiri atas pelabuhan Gilimantuk (Bali barat) yang menghubungkan dengan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Pelabuhan Padangbai (Bali timur) yang menghubungkan dengan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu juga pelabuhan Benoa, Denpasar yang berfungsi untuk pelabuhan penumpang ke berbagai daerah tujuan Indonesia timur, disamping juga pelabuhan wisata dan pelabuhan perikanan.

Demikian pula Pelabuhan Celukan Barang di Kabupaten Buleleng, Bali utara yang berfungsi sebagai pelabuhan angkutan barang, disamping Pelabuhan Nusa Penida, yang khusus melayani penyeberangan lokal di Bali.

Panasunan Siregar menjelaskan, di antara lima pelabuhan laut tersebut, pelabuhan Benoa mengalami peningkatan 7,10 persen dari 32.768 orang pada Desember 2014 menjadi 35.093 orang pada Januari 2015.

Sedangkan penumpang angkutan laut dari empat pelabuhan lainnya mengalami penurunan sebesar 17,32 persen yakni dari 133.465 orang menjadi 110.210 orang.

Sementara untuk angkutan barang lewat Pelabuhan Benoa, Denpasar pada bulan Januari tercatat mengalami penurunan sebesar 14,04 persen, dibandingkan bulan sebelumnya yakni dari 39.929 ton menjadi 34.323 ton.

Demikian pula halnya dengan empat pelabuhan lainnya mengalami penurunan sebesar 19,19 persen yakni dari 122.797 ton menjadi 99.236 ton, ujar Panasunan Siregar. (ant/BJ)