Home Ekbis Pengusaha Ekspor Diuntungkan Dengan Dolar Tinggi

Pengusaha Ekspor Diuntungkan Dengan Dolar Tinggi

IMG_20150708_111107

Semarang, 8/7 (BeritaJateng.net) – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus mengalami pelemahan dan terakhir pada posisi Rp 13.350 per dolar Amerika Serikat. Akibat pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat itu menyebabkan sejumlah pengusaha dalam negeri terkena imbasnya.

Bahkan, tidak jarang ada yang gulung tikar. Namun kondisi itu tidak berpengaruh pada pengusaha dengan segmen pasar luar negeri.

Salah satunya adalah perusahaan garmen PT Sandang Asia Maju Abadi yang terletak di Kawasan Industri Wijayakusuma Mangkang.

General Manager PT PT Sandang Asia Maju Abadi Dedi Mulyadi Ali mengatakan, dengan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang tinggi terhadap rupiah menguntungkan pihaknya.

Ia menyebutkan kondisi saat ini membuat perusahaannya tetap beroperasi penuh melayani permintaan pasar luar negeri. “Kapasitas produksi stabil antara 250-300 ribu per bulannya dan pengiriman paling banyak ke Amerika Serikat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, pihaknya juga tidak kesulitan mencari bahan baku karena 60 persen merupakan produk impor dan sisanya dipenuhi dari produk lokal.

Sementara itu, menjelang Lebaran ini, lanjut Dedi, pihaknya masih memenuhi permintaan dan pengiriman ke Amerika Serikat.

Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng mencatat nilai ekspor provinsi ini pada bulan Mei 2015 mencapai US$461,01 juta. Sementara ekspor Jawa Tengah ke Amerika Serikat mencapai US$103,83 juta dan tekstil serta produk tekstil paling dominan di sektor ekspor. (Bj23)