Home Ekbis Penginapan Kecil Di Tawangmangu Nyaris Gulung Tikar

Penginapan Kecil Di Tawangmangu Nyaris Gulung Tikar

Karwadi, Dewan Pertimbangan PHRI Kabupaten Karanganyar
Karwadi, Dewan Pertimbangan  PHRI Kabupaten Karanganyar
Karwadi, Dewan Pertimbangan PHRI Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, 29/4 (BeritaJateng.net) – Menjamurnya hotel berbintang di kawasan wisata Tawangmangu yang berada di lereng Gunung Lawu mematikan sektor ekonomi hotel kecil dan homestay.

Pasalnya hotel berbintang mampu menyediakan fasilitas yang lebih nyaman dan juga lengkap dibanding penginapan biasa milik masyarakat lokal, hal ini mengakibatkan beberapa hotel dan homestay ‘mati suri’.

Dewan Pertimbangan  PHRI Kabupaten Karanganyar Karwadi, merasa prihatin dengan makin banyaknya hotel berbintang baru yang kian menjamur di Tawangmangu.

Hotel kecil seperti homestay, losmen milik warga lokal yang sudah lama berdiri saat ini semakin sepi dan nyaris gulung tikar.  Wisatawan banyak memilih menginap di hotel berbintang dengan fasilitas lebih

“Bahkan penurunan omset losmen mencapai hingga 50 persen,” jelas Karwadi,  Rabu (29/4).

Seharusnya Pemerintah Daerah (Pemda) Karanganyar mencari solusi terkait makin sepinya hunian di kawasan Tawangmangu. Seharusnya Pemda menghimbau pada para investor yang akan masuk ke Tawangmangu jangan investasi ke hotel.

Mohon pada pemerintah daerah, agar para investor di Tawangmangu jangan invest hotel. Tapi investlah untuk obyek wisata. Misalkan obyek wisata keluarga seperti taman hiburan, waterboom, karaoke yang di Tawangmangu belum ada.

“Sekarang yang ramai khan obyek wisata keluarga yang paling banyak di cari wisatawan, seperti Balai Kambang itu,” ungkap Karwadi.

Pemkab Karanganyar juga harus aktif menjual potensi wisata di Tawangmangu, agar bisa terus berkembang. Seperti  PHRI sendiri saat ini juga gencar mempromosikan agenda wisata dengan bekarjasama dengan PHRI di daerah lain. (BJ24)