Home Lintas Jateng Penghitung Waktu Mundur di Semua Bangjo Segera Dimatikan

Penghitung Waktu Mundur di Semua Bangjo Segera Dimatikan

810

unnamed

Kudus, 2/4 (Beritajateng.net) – Keberadaan ’countdown timer’ atau penghitung waktu mundur yang dipasang di sebagian besar traficlight (lampu bagjo) di wilayah Kabupaten Kudus, dalam waktu dekat akan ditiadakan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Didik Sugiharto.

”Penghitung waktu mundur akan segera kita turunkan atau matikan,” tutur Didik ditemui Beritajateng.net di kantornya, Kamis (2/4).
Alasan mematikan countdown timer, katanya, karena setelah dilakukan pengamatan manfaatnya tidak seperti yang diharapkan. Bahkan, keberadaan penghitung waktu mundur ini justru berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Awalnya, masih kata Didik, diadakannya penghitung waktu mundur ini untuk memudahkan pengguna jalan ketika berada di daerah persimpangan arus lalu lintas. Pengguna jalan yang sedang berhenti atau ketika pergantian dari hijau ke merah atau sebaliknya, akan dimudahkan.

”Kenyataannya, countdown timer malah dianggap seperti lampu start balapan. Ketika lampu menyala merah dan hitungan waktu mundur menunjukkan angka 5, pengendara mulai ancang-ancang memacu kendaraannya,” tegasnya.

Mirip, lanjutnya, seperti start balapan sepeda motor. Yang membuatnya tidak habis pikir, ketika hitungan mundur menunjuk angka 5, banyak pengguna jalan yang memacu kendaraan padahal lampu bangjo belum mengisyaratkan berjalan atau menyala hijau.

Jika pelanggaran yang terjadi seperti itu dibiarkan, pihaknya khawatir akan menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Resikonya, pengguna jalan yang sudah tertib dan taat aturan, bisa menjadi korban dari pengguna yang tidak tertib.

”Terutama anak-anak muda yang sering kita temui melanggar hitungan waktu mundur. Mereka tidak jarang menanggap angka yang ditunjukkan di countdown sebagai tanda start balapan,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Putut Sri Kuncoro. Menurutnya, rencana mematikan countdown timer sudah melalui pertimbangan yang matang dengan pertimbangan banyak pengendara yang menyalahgunakan penghitung waktu mundur,” pungkasnya.

(BJ12)