Home Hukum dan Kriminal Pengeroyokan Siswa SMK Bermula Dari Senggolan Motor

Pengeroyokan Siswa SMK Bermula Dari Senggolan Motor

image

Semarang, 30/3 (Beritajateng.net)-Aparat Polsek Pedurungan meringkus delapan tersangka pengeroyokan tiga orang di Jalan Arteri Soekarno Hatta. Mereka ditangkap terbukti melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan tewasnya seorang pelajar SMK bernama Setiaji Tri Pamungkas (15) warga Gemah  RT 3 RW 4 Gemah.

Adapun kedelapan tersangka masing masing Handoko (29), M Nurul (16) ,Muh Solikhan (21), Dodi Surya M(20),Teguh Sumaryono(20), Eko Prasetyo(19),  Satrio Adji N (17) dan Khomarudin(16). Sebagian besar diantara mereka warga  sekitar lokasi kejadian, yakni jalan  Merpati dan Palebon.

Kepada polisi Handoko mengelak meneriaki begal kepada pelaku melainkan minta tolong kepada warga sekitar karena habis disenggol naik motor oleh gerombolannya.”Saya itu cuma minta tolong warga sekitar karena saya disenggol. Dari arah Jalan Supriadi,”katanya saat gelar perkara di Mapolsek Pedurungan, Senin (30/3).

Handoko menjelaskan sehabis motornya disenggol, ia berusaha lari. Namun pelaku masih saja membuntuti laju dari belakang hingga sampai Jalan Arteri Soekarno Hatta.”Tidak terima, ya saya minta tolong pada teman. Bahwa saya habis diresekin orang,”jelasnya.

Dari situlah warga yang kumpul dipos langsung berusaha melempari korban karena pelaku melintas disekitar.”Jadi yang bikin jengkel pelaku melintas lagi itu terkesan menantang. Dari situlah teman-teman langsung melempari batu,  dan kayu lalu tersungkur,”tuturnya.

Kapolsek Pedurungan Kompol Hendrawan mengatakan para pelaku ini ditangkap karena terlibat pengroyokan tiga korban pada Minggu, (29/3) dinihari.”Delapan pelaku ini terkait kasus pembantaian merenggut nyawa Setiaji dan dua korban luka. Polisi telah mengamankan delapan orang sebagai tersangka”, ungkapnya.

Sementara dua korban luka yakni Sofyan (17) warga Genuk  Karang Lo Semarang dan Geri Dikarsa (17) warga Perum Pesona Pucang Gading, Mranggen Demak. Korban terakhir ini menjalani operasi otak di RS Telogorejo Semarang.(BJ04)