Home Lintas Jateng Pengemudi Angkutan Umum Jalani Tes Urine

Pengemudi Angkutan Umum Jalani Tes Urine

image

KARANGANYAR,22/4 (Beritajateng.net) – Tim Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bersama dengan Polres Karanganyar terus aktif untuk mensosialisasikan gerakan bebas narkoba.

Ketua Tim P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo menjelaskan salah satu bentuk  antisipasi dan pencegahan  penyebaran narkoba, diantaranya dengan melakukan tes urine bagi para  pengemudi angkutan umum yang sudah berlangsung Selasa (21/4/2015) kemarin. 

Tes urine yang digelar tim  Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bekerja sama dengan Polres Karanganyar melakukan pemeriksaan di dua lokasi perusaan jasa angkutan di wilayah Palur dan Papahan. Bahkan di wilayah Papahan, petugas menghentikan angkutan umum yang melintas dan meminta pengemudinya turun dan melakukan tes urine di lokasi secara spontan. 

“Tes urine kemarin itu sengaja digelar  untuk memastikan para pengemudi bebas dari pengaruh narkoba,” jelasnya Rabu (22/4/2015). 

Rohadi Widodo yang juga Wakil Bupati Karanganyar menilai perlunya pengemudi harus bersih dari tes narkoba terkait dengan keselamatan penumpang. Jangan sampai mereka (sopir) menggunakan narkoba, yang nantinya bisa sangat berbahaya bagi dirinya sendiri dan juga penumpangnya. 

Rohadi menegaskan, dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap sekitar  175 pengemudi bus AKAP dan AKDP yang ada di Karanganyar, semua pengemudi yang melakukan tes urine dadakan di lokasi dan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan hasilnya semua  negatif dari narkoba.   

Selain itu lanjut Rohadi, saat ini tim Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Karanganyar aktif melakukan tindakan antisipasi dan menekan peredaran narkoba  di Karanganyar.

Rohadi juga menyebutkan meskipun kasus narkoba di wilayah Karanganyar belum begitu mengkhawatirkan namun tetap diperlukan tindakan pencegahan sehingga bisa memutuskan mata rantai beredarnya narkoba khusunya di wilayah Karanganyar.”Tahun lalu ada sekitar 14 kasus narkoba, harapannya penyebaran (narkoba) di Karanganyar akan makin menurun,” pungkasnya. (BJ24)