Home Headline Pengedar Ganja di Temanggung Diringkus Polisi

Pengedar Ganja di Temanggung Diringkus Polisi

Ilustrasi

paket ganja

Temanggung, 3/2 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, menangkap tiga orang tersangka pengedar dan pengguna ganja, yakni Ari (28) warga Jampiroso, Aris (30) warga Butuh, dan Andriyanto (20) warga Madureso Kabupaten Temanggung.

Kasubbag Humas Polres Temanggung AKP Heni Widiyanti Lestariningsih di Temanggung, Selasa, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan ketiga tersangka memang terlibat dalam perdagangan narkotika golongan I jenis ganja.

“Mereka resmi menjadi tersangka dan mendekam di ruang tahanan Polres Temanggung untuk menunggu proses hukum selanjutnya,” ungkapnya.

Ia menyebutkan dari para tersangka disita beberapa barang bukti antara lain satu bungkus kertas koran berisi batang, daun, biji kering tanaman ganja dengan berat kotor 40,73 gram, satu linting kertas sigaret berisi batang, daun, dan biji kering ganja, dua telepon seluler, dan satu unit sepeda motor.

“Barang bukti kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Ia mengatakan mereka terbukti memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111 ayat (1), subsider Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Mereka diancam dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar,” tegasnya.

Tersangka Ari mengaku sejak tahun 2009 mengkonsumsi ganja, namun baru sekali membeli ganja dari Aris dan Andriyanto.

“Saya konsumsi sendiri, paling tidak dalam sebulan sekali pasti saya membeli satu paket ganja seharga Rp50 ribu,” ujarnya.

Menurut dia, transaksi pembelian ganja dilakukan lewat pesan singkat, kemudian ganja diambil di salah satu rumah dari kedua penjual tersebut.

Tersangka Aris mengaku hanya sebagai perantara saja, selama ini dirinya hanya memberikan ganja kepada orang-orang tertentu saja.

“Saya bukan pengedar, saya dapatkan ganja dari Andriyanto, saya juga tidak menjual sembarangan,” kilahnya. (ant/BJ)