Home Ekbis Pengamat : Wacana Merger BNI-Mandiri Bisa Berdampak Negatif

Pengamat : Wacana Merger BNI-Mandiri Bisa Berdampak Negatif

mandiri-bni

Manado, 25/2 (BeritaJateng.net) – Pengamat Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Dr Magdalena Wulur mengatakan wacana merger PT Bank Negera Indonesia (BNI) dengan Bank Mandiri bisa menimbulkan dampak negatif bagi banyak pihak.

“Memang ini masih wacana, namun merger tersebut memiliki dampak negatif, baik ke sumber daya manusianya ataupun kinerja bank tersebut,” kata Magdalena, di Manado, Rabu.

Magdalena mengatakan secara teori itu bisa dikatakan positif tapi negatifnya nanti setelah dilakukan, artinya secara matang harus diperhatikan dari berbagai sisi karena luas dampaknya.

“Intinya hal ini hanya akan membuang waktu saja, jika akhirnya menurunkan kinerja dengan terlalu lama penyesuaiannya nanti jika dilakukan merger,” jelasnya.

Juga, katanya, siapkah SDM kita terhadap banyaknya efisiensi tersebut.

“Kenapa pemerintah tidak berpikir fokus memperbaiki lainnya dahulu seperti memperkuat perbatasan,” jelasnya.

Dia mengatakan melihat kondisi perbankan nasional saat ini, yang diperlukan bukan konsolidasi antarbank, melainkan konsolidasi internal dari bank itu sendiri.

Ia menuturkan, benefit yang akan diperoleh baik BNI, Mandiri, atau pemerintah, selaku pemilik kedua bank besar, relatif minim, tapi justru memiliki potensi biaya yang besar.

Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN sebaiknya memperhitungkan kembali dengan cermat untung-rugi penggabungan Mandiri-BNI.

Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), tidak menutup kemungkinan kedua bank tersebut untuk maju dan bersaing dengan bank-bank asing, berbagi peran dalam melakukan fungsi intermediasi perbankan dengan memiliki fokus bisnis yang berbeda. (ant/BJ)