Home Hukum dan Kriminal Penetapan TSK GM Pelindo III Semarang Dinilai Sudah Tepat

Penetapan TSK GM Pelindo III Semarang Dinilai Sudah Tepat

Aan.

Semarang, 8/6 (BeritaJateng.net) – Penetapan GM PT Pelindo III Tanjung Emas Semarang TS sebagai tersangka atas dugaan kasus bongkar muat Ilegal oleh Polda Jawa Tengah dinilai telah tepat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal ini disampaikan Kuasa Hukum APBMI Jateng, Aan yang menjelaskan prosedur dan aturan penetapan tersangka GM Pelindo III Semarang oleh Penyidik Polda Jawa Tengah dalam kasus dugaan bongkar tanpa izin sudah tepat dan sesuai aturan.

“Karena berdasarkan Undang-undang No.17 Tahun 2006 tentang Pelayaran yang dilanjutkan dengan surat dari Kementerian Perhubungan RI, Gubernur Jateng, Kadidhubkominfo Jateng dan KSOP Tanjung Emas Semarang yang kesemuanya meminta agar PT Pelindo III Tanjung Emas Semarang segera mengurus perizinan bongkar muat di Pelabuhan Semarang merupakan bukti adanya pelanggaran perizinan PBM yang telah dilakukan Pelindo. Sehingga sudah tepatlah Polda Jateng menetapkan tersangka atas kasus bongkar muat ilegal yang telah dilakukan Pelindo Semarang, dasarnya sudah jelas bertentangan dengan undang-undang pelayaran dan KSOP pelabuhan Semarang pun minta menghentikan bongkar muat ilegal tersebut,” tuturnya.

Disinggung rencana pra peradilan PT Pelindo III, Aan menanggapi enteng. Menurut Aan hal tersebut menjadi hak semua orang.

“Silahkan mereka melakukan Pra Peradilan, itu kan haknya untuk menguji kebenarannya di Pengadilan,” imbuhnya.

Sedangkan Sekretaris APBMI Jateng, Efendi Azhari justru merasakan ada yang aneh dengan kasus ini, karena walaupun telah ditetapkan sebagai tersangka GM Pelindo III Pelabuhan Semarang, tapi aktifitas Bongkar Muat Pelindo hingga kini masih berjalan lancar.

“Sudah jadi tersangka, tapi aktifitas Bongkar Muat Pelindo di Pelabuhan masih berjalan lancar ini kan aneh,” tuturnya.

Bahkan Efendi pun meminta keadilan kepada Pemerintah agar para pengusaha Bongkar Muat yang telah memiliki izin legal di Pelabuhan Semarang dilindungi.

“Kami ada 26 perusahaan bongkar muat di Pelabuhan Semarang, mohon dilindungi dan pemerintah harus bertindak adil, jangan justru lahan nafkah kami diserobot Pelindo yang tak punya izin. Kami bayar pajak ke Pemerintah Jateng juga menanggung banyak karyawan,” imbuhnya.

Selanjutnya GM Pelindo III Pelabuhan Semarang, TS saat dihubungi melalui handphonenya atas kasus yang menjerat dirinya yang rencananya akan melakukan Pra Peradilan di PN Semarang TS tidak meresponnya.

Sejak ditetapkannya GM PT Pelindo III Pelabuhan Semarang TS oleh Penyidik Polda Jateng dalam kasus dugaan Bongkar Muat ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas beberapa waktu lalu, Muncul reaksi keras dari Pihak Pelindo III Semarang dengan adanya aksi demo yang digelar diseputaran Kantor PT Pelindo Semarang yang menolak salah seorang Pimpinannya ditetapkan sebagai tersangka, bahkan Kuasa hukum Pelindo Semarang pun telah mendaftarkan Pra Peradilan atas kasus ini ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang yang kabarnya akan disidangkan pada hari Senin 13 Juni 2016 mendatang. (RH/BJ)