Home Lintas Jateng Penertiban Bangunan Liar dan PKL, Ita: Tata Kota Lama Semarang Agar Tidak...

Penertiban Bangunan Liar dan PKL, Ita: Tata Kota Lama Semarang Agar Tidak Kumuh

BP2KL libatkan lintas sektor SKPD Pemkot Semarang untuk menata kawasan kota lama.

Semarang, 13/9 (BeritsJateng.net) – Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang menegaskan keseriusan sikap Pemerintah Kota Semarang dalam membersihkan kekumuhan kawasan yang berisi bangunan kuno itu.

“Sebagaimana diketahui, kawasan Kota Lama Semarang kan masuk ‘tentative list’ dari Unesco (sebagai world heritage, red.),” kata Ketua BPK2L Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Semarang, Selasa.

Namun, Ita, sapaan akrab Hevearita mengatakan banyak sekali bangunan bersejarah di kawasan Kota Lama yang bagus justru tampak kumuh dengan keberadaan bangunan-bangunan liar untuk pedagang dan sebagainya.

Maka dari itu, kata dia, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menertibkan bangunan-bangunan liar agar kawasan Kota Lama Semarang menjadi bersih dan tertib yang sudah dilakukan pemerintah setempat.

Ita yang juga Wakil Wali Kota Semarang menjelaskan langkah pembersihan dan penertiban bangunan liar ditargetkan seminggu rampung, dilanjutkan dengan pembenahan drainase agar tidak banjir dan rob lagi.

“Selama ini, kan banyak juga bangunan (liar, red.) yang berdiri di atas saluran air, selokan. Bagaimana mau membenahi saluran kalau seperti itu? Makanya, bangunannya ditertibkan terlebih dulu,” katanya.

Dengan begitu, kata dia, kerja sama dan koordinasi antarsatuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait diperlukan agar langkahnya sinergi dalam pengembangan kawasan Kota Lama sebagai destinasi unggulan.

Apalagi, kata dia, sudah banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di bangunan kuno miliknya, seperti menjadikan galeri, kafe, dan rumah makan, asalkan kawasan Kota Lama bisa bersih dan tertib.

“Kami tertibkan dulu. Kan sudah ada peraturan daerahnya (perda), mana (fasilitas, red.) pedestrian, mana tempat berjualan, mana ruang terbuka hijau (RTH). Harus diimplementasikan tegas,” katanya.

Sebagaimana diwartakan, satuan polisi pamong praja (PP) dan dinas terkait melakukan penertiban lapak-lapak liar PKL yang ada di kawasan Kota Lama, Jumat (9/9) lalu, seiring pembenahan kawasan tersebut.

Penertiban dan pembongkaran lapak liar PKL dimulai dari kawasan Polder Tawang, Jalan Sendoro, hingga Jalan Kepodang yang setiap hari marak sebagai pasar ayam dan dilaporkan juga diwarnai ajang sabung ayam.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Endro P. Martanto menegaskan penertiban itu dilakukan setelah surat peringatan ketiga tidak diindahkan oleh PKL sehingga lapak-lapak semi permanen PKL terpaksa dibongkar. (Bj05)

Advertisements