Home News Update Pendakian Merapi Lewat Selo Ditutup Sementara

Pendakian Merapi Lewat Selo Ditutup Sementara

image

Boyolali, 17/5 (Beritajateng.net)- Pendakian Merapi via Selo Boyolali terpaksa harus ditutup sementara pasca jatuhnya Eri Yunanto, pendaki asal Jogjakarta  yang terjatuh ke kawah Merapi. Hal ini dilakukan untuk memperlancar jalannya proses pencarian dan evakuasi korban. 

Petugas dari pos penjagaan Lencoh, Selo Boyolali, Samsuri menyebutkan berdasarkan data yang ada di posko ada ratusan pendaki yang naik ke puncak Merapi. Namun separuh dari pendaki tersebut sudah turun. Dan sisanya kemungkinan dalam perjalanan. Karena petugas dari tim Basarnas sudah menghimbau agar mereka segera turun. 

Sementara itu Humas SAR Surakarta Yohan Tri Anggoro menjelaskan  pencarian terhadap  Eri Yunanto (21) terus dilakukan. Namun karena kendala cuaca pencarian terpaksa dihentikan sementara dan akan berlanjut besok pagi.  “Proses pencarian terhenti karena kabut dan asap sulfatara di puncak Merapi agak tebal,” Jelas Yohan kepada beritajateng.net, Minggu (17/5/2015). 

Yohan juga menjelaskan jika tim baru membuat rintisan jalur dan memasang tali ke bawah dan membuat  bivak (tempat berlindung darurat) untuk bermalam. Sebab kondisi lokasi angin cukup kencang. Lokasi menginap tim SAR berada sekitar 200 meter dari puncak Merapi ke arah Pasar bubrah. Dan malam ini satu SRU (berjumlah 11 personil) kembali diturunkan untuk melakukan drouping logistik. Jadi sudah ada total 4 SRU (Search Rescue Unit) yang diturunkan untuk proses evakuasi.  (BJ24)