Home Headline Pencairan PSKS Diwarnai Aksi Saling Serobot

Pencairan PSKS Diwarnai Aksi Saling Serobot

image

Semarang, 7/4 (BeritaJateng.net) – Pemandangan hari pertama pengantri pencairan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di kantor pos besar Johar dikeluhkan warga karena dirasa kurang kondusif, kondisi antrian mengular dan memanjang, bahkan, warga yang tak sabar melakukan pengantrian juga saling srobot tempat duduk antrian.

Untuk mendapatkan dana PSKS senilai Rp. 600 ribu per kepala, warga harus mengantri berjubel memanjang mengular, bahkan tak jarang pemandangan orang tua lanjut usia serta ibu rumah tangga sambil menggendong anak balita ikut mengantri.

Minimnya fasilitas tempat duduk yang diberikan petugas juga menjadi permasalah tersendiri bagi warga yang mencairkan dana tersebut. Mereka yang tidak sabar ditengah berjubelnya antrean saling serobot tempat duduk meski dijaga ketat petugas kepolisan dan TNI.

Warga Jagalan, Suhartini (48) mengakui telah ikut mengantre sejak pukul 09.00 pagi hingga menjelang sore hari. Menurutnya, antrean tersebut sangat lama. Pasalnya antrean jadwal kelurahan dirinya yang belum rampung telah kepotong dan dilanjutkan antrean pada kelurahan berikutnya.

“Kalau kelurahan Jagalan jadwalnya kan jam 09.00 sampai jam 11.00 siang. Tapi kepotong waktu petugasnya istirahat. Namun antrean dari kelurahan Jagalan yang belum selesai tapi tidak dilanjutkan lagi. Tapi yang dilanjutkan lagi malah kelurahan berikutnya. Jadi saya disutruh nunggu hingga kelurahan berikutnya selesai,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan warga Gabahan, Suminah mengakui telah datang sebelum jadwal kelurahannya melakukan pencairan. Bahkan, dirinya juga rela melakukan antrean mulai pukul 12.00 siang hingga jam 13.00 wib lebih.

“Harusnya antrean mulai jam 12.00 tapi molor. Akhirnya sampai sore begini juga belum sampai depan. Ini saja harus desak-desakan mencari tempat duduk. Lihat saja ada yang ngantri berdiri karena tidak dapat tempat duduk,” katanya.

Sementara, Kepala Kantor Pos Besar Johar, Kiagus Amran mengatakan pembukaan pencairan baru dimulai hari Selasa ini. Menurutnya, ada tiga cabang kantor pos di Kota Semarang yang melakukan pencairan dan PSKS yakni Kecamatan Semarang Tengah sebanyak2206 RTS, Tembalang 4072 RTS, dan Genuk 2754 RTS.

“Pencairan dana PSKS tahun ini totalnya keseluruahn di Kota Semarang mencapai 42.459 RTS dan total uangnya mencapai Rp25.475.400.000. jumlah ini sama seperti tahun lalu 42.459 RTS. Sedangkan pencairan kali ini masing-masing RTS mendapatkan Rp 600 ribu,” katanya.

Diakuinya, dana tersebut sebenarnya sudah masuk kedalam rekening pemilik kartu sejak tanggal 1 April tahun ini. Hanya saja, pencairan mulai bisa dilakukan serentak pada Selasa, (7/4) ini. Sedangkan, pencairan di kantor Pos Besar Johar melakukan pelayanan meliputi warga Semarang Tengah, Utara dan Timur.

“Kalau wilayah lainnya pada masing-masing cabang kantor pos yang ditunjuk tadi. Kami sebelumnya juga sudah koordinasi dengan kelurahan dan camat terkait jadwal pencairan dana PSKS ini,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, dikantor pos besar Johar telah dibuka 12 pelayanan yang terbagi dua loket yakni depan dan belakang. Bahkan, pihaknya juga akan melakukan pembayaran dari rumah kerumah bagi pemilik kartu yang jompo atau menderita sakit.

“Sehingga pihak keluarganya bisa memberitahukan kepada kami. Nantinya aka nada petugas yang akan mengantar pencairan dan PSKS. Tapi khusus yang jompo dan sakit saja. Tapi jadwalnya menyesuaikan,” pungkasnya. (Bj05)