Home Headline Pemuda Pengangguran Dibekuk Polisi Usai Satroni Rumah Warga di Blora

Pemuda Pengangguran Dibekuk Polisi Usai Satroni Rumah Warga di Blora

Ilustrasi pencurian

BLORA, 28/6 (BeritaJateng.net) – Seorang pemuda pengangguran di Blora, Jawa Tengah satroni rumah warga hingga akhirnya berhasil diringkus Polisi.

Ia bernama ADA (25) seorang warga kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Ia diamankan oleh petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Jepon, Unit Reskrim Polsek Ngawen serta Tim Resmob Satreskrim Polres Blora, Jumat, (25/06/2021), lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Ngawen AKP Sunarto,SH mengungkapkan bahwa kejadian berawal dari laporan korban bernama Markamah, warga desa Karangtengah Kecamatan Ngawen, Kamis tanggal 24 Juni 2021 lalu sekira pukul 05.00 wib.

“Korban bangun tidur sekira pukul 05.00 WIB, melihat pintu utama rumahnya sudah dalam keadaan terbuka, kemudian melihat pintu toko juga sudah terbuka,” ungkap AKP Sunarto, Senin (28/6/2021).

Korban bermaksud menghubungi kantor polisi, namun ternyata Hand Phonenya juga tidak ada pada tempatnya.

“Sekira pukul 06.30 wib, korban bermaksud mengambil hand phone yang di simpan di almari, untuk menghubungi kepolisian, tetapi HPnya hilang,” tandas Kapolsek Ngawen.

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Ngawen langsung melakukan penyelidikan, hanya dalam 1 X 24 jam tersangka berhasil diamankan oleh petugas gabungan Unit Reskrim Polsek Jepon bersama Unit Reskrim Polsek Ngawen dan Tim Resmob Satreskrim Polres Blora.

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata tersangka ADA, adalah residivis yang pernah mendekam di Rutan Blora dengan kasus yang sama. Ia juga terlibat dalam kasus pencurian Hand Phone di Masjid Al Ghomah Jepon.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 2.750.000,- (dua juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) dan tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. (Her/El)