Home Ekbis Pemprov Jateng Siapkan Fasilitas Bagi Investor

Pemprov Jateng Siapkan Fasilitas Bagi Investor

Ganjar : eselon II pemikirannya harus orisinal
Ganjar : eselon II pemikirannya harus orisinal
Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Semarang, 26/11 (BeritaJateng.Net) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan fasilitas bagi investor yang ingin membangun perusahaan mereka di kawasan ini, ujar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

“Kami siap menerima investor yang akan menanamkan modal di Jateng. Mengenai infrastruktur dan pendukung lainnya sudah kami persiapkan,” katanya di Semarang, Rabu (26/11).

Menurutnya, pembenahan berbagai fasilitas terutama di sektor infrastruktur sangat menarik investor. Apalagi Jawa Tengah merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki pasar cukup luas.

“Jawa Tengah banyak dilirik oleh investor. Berbagai fasilitas yang mendukung kemudahan mereka dalam mengembangkan usaha di Jawa Tengah pun terus dibenahi untuk menarik lebih banyak investor,” katanya.

Sementara itu, Ganjar mengatakan infrastruktur Jateng saat ini sudah lebih baik di antaranya untuk jalan tol dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Bahkan, pada tahun 2015 mendatang perbaikan Pelabuhan Tanjung Emas akan beres, selanjutnya pada tahun 2016 pembangunan Bandara Ahmad Yani juga selesai.

Mengenai kebutuhan akan listrik, pihaknya berupaya untuk memenuhi melalui pembangunan PLTU. Diharapkan pertumbuhan investasi tidak terganggu karena keterbatasan tenaga listrik.

Ganjar mengatakan kendala yang sampai saat ini masih dihadapi yaitu pengadaan tanah dengan luas yang memadai. Oleh karena itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan bupati maupun wali kota di seluruh daerah di Jateng.

“Kalau ada minimal 300 hektar dalam satu hamparan, banyak investor mau masuk. Beberapa pengusaha dari Jakarta berminat mendirikan industri padat karya di Jawa Tengah sehingga membutuhkan lahan yang luas,” katanya.

Mengenai ketersediaan lahan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kabupaten Pekalongan yang masih memiliki lahan kosong cukup luas. Bahkan daerah lain yang masih memiliki lahan luas juga tertarik untuk melakukan pembebasan lahan. (ant/pri)

Advertisements